BannerDepan

Ali Mazi Tegaskan Pemberhentian Aktivitas 22 Perusahaan Tambang Tidak Benar

Kendari,Sultrapost.ID – Gubernur Sultra, H Ali Mazi akhirnya angkat bicara soal pernyataan Kabid Mineral dan Batu Bara (Minerba) ESDM Sultra, Yusmin yang membeberkan dugaan pelanggaran 22 perusahaan tambang yang berada di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Konawe Selatan (Konsel) dan Bombana.

Kata dia, 22 perusahan yang disebut-sebut Yusmin akan dihentikan aktivitasnya sekaligus di laporkan ke KPK RI, merupakan perusahaan yang taat terhadap aturan pemerintah. Sehingga itu ia menegaskan apa yang disampakan Yusmin tidak benar.

“22 perusahan itu taat aturan pemerintah. Hanya memang ada syarat-syarat yang mereka belum penuhi, dan kita memberikan peringatan,” ungkapnya, Kamis 14 Februari 2019 malam dirumah jabatan gubernur.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa pemerintah tidak mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) 22 perusahan tersebut, melainkan sebatas mengingatkan agar perusahan itu memenuhi syarat administrasi.

“22 IUP perusahaan tambang itu tidak dicabut. Mereka hanya diingatkan agar memenuhi syarat-syarat administrasi,” tutupnya.

Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas ESDM Sultra, Andi Aziz dalam konfrensi perss-nya, Selasa 12 Februari 2019 lalu juga telah menyatakan jika 22 perusahan itu masih tetap bisa beroperasi dan melakukan pengapalan.

“Tidak ada pemberhentian, mereka masih tetap beroperasi. Hanya kita akan lakukan pembinaan agar patuh pada syarat-syarat administrasi, teknis, lingkungan dan keuangan,” pungkasnya.

Untuk diketahui 22 perusahaan tambang yang tengah beroperasi itu adalah, di Kabupaten Konut yakni, PT. Adhi Kartiko Pratama Konut, PT. Bumi Karya Utama, PT. Bosowa Mining, CV. Unaaha Bakti Persada, PT. Manunggal Sarana Surya Pratama, PT. Konutara Sejati, PT. Karyatama Konawe Utara, PT. Makmur Lestari Primatama, PT. Paramitha Persada Tama, PT. Tristaco Mineral Makmur, PT. Roshini Indonesia, PT. Pertambangan Bumi Indonesia dan PT. Tiran Indonesia.

Sedangkan yang berada di Kabupaten Konsel yaitu, PT Integra Mining Nusantara, PT. Baula Petra Buana, PT. Macika Mada Madana, PT. Ifisdeco, PT. Wijaya Inti Nusantara, PT. Generasi Agung Perkasa, PT. Jagat Rayatama, PT. Sambas Minerals Mining dan PT. Tonia Mitra Sejahtera yang berada di Kabupaten Bombana.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.