AMPUH Sultra Adukan Dugaan Pelanggaran Pertambangan PT RMI dan CDS di ESDM dan Dishut Sultra

Kendari, Sultrapost.ID – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) Sultra, mengadukan PT Rockstone Mining Indonesia (RMI) dan PT Cipta jaya surya (CDS) di Dinas ESDM dan Dishut Sultra, Jumat 7 Februari 2020.

Kedua perusahan yang tengah beraktivitas di Desa Morombo, Kecamatan Langgikima, Konut itu di adukan lantaran di duga melakukan berbagai pelanggaran pertambangan.

Direktur AMPUH Sultra, Hendro Nilopo mengatakan aktivitas penambangan kedua perusahaan tersebut di duga melanggar Permen ESDM nomor 11 tahun 2018.

“PT RMI dan CDS diduga melakukan aktivitas pertambangan secara ilegal, atau tidak sesuai dengan Permen ESDM tahun 2018 tentang tata cara pemberian wilayah perizinan dan pelaporan dana kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara,” ungkapnya.

Lanjut Hendro, dua perusahaan itu diketahui merupakan kontraktor mining PT Bososi Pratama, namun dalam aktivitasnya PT RMI serta CDS ini di duga menambang di luar titik kordinat.

“Perusahan itu diduga menambang di luar titik koordinat IUP PT.Bososi Pratama. Bahkan tidak hanya itu, dugaan lain kami bahwa aktivitas dua perusahaan ini tidak memiliki IPPKH,” ujarnya.

Untuk dirinya berharap, agar Dinas terkait melakukan tindakan tegas atas dugaan pelanggaran pertambangan kedua perusahan itu.

“Allhamdulillah pihak ESDM dan Kehutanan akan segera melakukan peninjauan atas apa yang kami sampaikan,” pungkasnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.