ASN Lingkup Dishub Bombana Bakal Mengenakan Rompi Orange

Bombana, Sultrapost.id – Sulawesi Tenggara (Sultra) baru-baru ini mendapatkan kabar yang sangat mengejutkan. Kabar tersebut datang dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bombana, dimana ASN-nya bakal mengenakan rompi orange.

Namun rompi orange yang bakal di kenakan itu, bukan karena terlibat Kasus Korupsi atau pun terjaring OTT oleh KPK, melainkan sebuah sanksi bagi ASN yang nakal dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara.

Penerapan sanksi merupakan salah satu cara Dishub Bombana, dalam mengoptimalisasi kedisiplinan kehadiran para pegawainya. Dan itu mulai di berlakukan setelah dilaunching oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Bombana pada, 15 Oktober 2018.

Sekretaris Dishub Bombana, Umar Manne menjelaskan, sanksi dengan menggunakan rompi orange dalam bertugas, merupakan inovasi baru untuk mengoptimalisasi disiplin kehadiran para ASN.

“Ketika ada pegawai Dishub yang menggunakan rompi itu maka secara otomatis ASN tersebut melakukan kesalahan. Jadi ASN tersebut akan mengenakan rompi orange itu saat bertugas walaupun tugas lapangan,” jelasnya.

Umar Mane, yang juga mantan Kasat Pol PP Bombana itu menambahkan, bahwa inovasi baru tersebut merupakan ide kreatifnya untuk mencari solusi permasalahan dalam instansi, yang didapatkannya saat mengikuti diklat kepemimpinan.

“Jadi kami akan membuat tim yakni, kader penegakan disiplin. Dimana tim yang telah di beri SK oleh Kadis ini, bertugas untuk memantau pergerakan ASN Dishub. Kami membuat tahapan atau level penggunaan rompi, yang pertama teguran lisan dan tertulis jika itu terus diindahkan maka akan dipakaikan rompi orange,” pungkasnya.

Inovasi tersebut pun sangat di apresiasi oleh Sekda Bombana, H Burhanuddin A HS Noy. Menurut dia, penerapan sanksi berupa rompi orange tersebut dapat membuat sok bagi para ASN yang nakal.

“Jika rompi tersebut digunakan bagi ASN yang membuat kesalahan maka secara otomatis pegawai itu punya rasa malu kepada pegawai lain. Secara tidak langsung mereka akan menghindari penggunaan rompi orange itu,” katanya.

Lebih lanjut kata dia, rompi orange sebenarnya lebih dikenal di KPK, Kejaksaan, Tipikor. Dimana orang yang menggunakan pakaian itu merupakan orang-orang yang terlibat kasus korupsi. Namun kini rompi orange juga hadir di Dishub Bombana yang merupakan sesuatu yang sangat luar biasa.

“Jika inovasi ini berjalan dengan baik dilingkup Dishub Bombana. Maka kedepanya kami akan membuatkan Perda, dan diterapkan kepada seluruh instansi di Bombana,” tutupnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.