Berkat Bantuan Pangdam Hasanuddin Gubuk Milik Pemulung di Kendari Bakal Jadi Layak Huni

Kendari, Sultrapost.ID – Setelah Puluhan tahun bertahan hidup di gubuk miliknya, Anis Hardianto (65) akhirnya bisa menempati rumah layak huni.

Rumah yang dulunya berukuran 4×5 meter berdindingkan seng yang terletak di Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari itu bakal di renovasi melalui bedah rumah oleh Tim Relawan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumanggerukka.

Sekertaris Relawan Pangdam Hasanuddin mengatakan, melalui program bedah rumah ini, Anis Hardianto bisa menempati rumah layak huni.

“Kami mendapatkan laporan dari ibu RT mengenai rumah pak Anis ini, begitu kami melakukan pengecekan ternyata memang sudah sangat memprihatikan, dan kita langsung eksekusi,” katanya saat berkunjung ke rumah Pak Anis Jumat 10 Juli 2020.

Kata dia, pihaknya akan bekerja secara maksimal sehingga rumah tersebut bisa segera ditempati Anis hanya dalam kurun waktu sepuluh hari.

“Awalnya ukuran rumah beliau ini 4×5 jadi kita bedah semi permanen dengan ukuran tipe 36. Insyaallah tanggal 21 Juli ini rumah kita targetkan selesai,” sebut peria yang ramah senyum ini.

Ia menambahkan kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Ini akan kita laksanakan secara berkelanjutan sesuai jadwal dari ketua relawan pak Adi,” tandasnya.

Kondisi dalam rumah milik Anis Hardianto

Ditempat yang sama Ketua RT, Nona Beti menceritakan Anis bekerja sebagai pemulung dan telah tinggal di punggaloba selama kurang lebih 30 tahun.

“Pak Anis ini sejak tahun 80an disini. Beliau sekarang sebatang kara karena istrinya sudah meninggal dan mereka tidak memiliki anak,” terangnya.

Ia sangat berterimakasih kepada Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka yang telah membatu warganya.

“Saya merasa sangat berterimaksih atas bantuan pangdam. Bapak Anis memang sangat layak dibantu. Selama ini, saya sering ajukan dikelurahan agar mendapat bantuan bedah rumah, namun yang jadi kendala kalau dikelurahan ada persyaratan, salah satunya harus Hak milik atas tanah, nah tanah ini kepemilikan atas nama istrinya dan bukan harta gono-gini. Almarhumah istrinya menyerahkan tanah tersebut ke kemenakannya. Sehingga ini yang menjadi Kendala,” jelasnya.

Senada dengan itu, camat Kendari Barat, Sahurianto juga sangat berterima kasih dengan adanya bantuan bedah rumah yang dilakukan oleh Pangdam Hasanuddin melalui tim relawan ASR kepada warganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak Pangdam melalui relalawannya telah memberikan bantuannya dengan melakukan pembedahan rumah Pak Anis, Semoga hal ini bisa terus dilakukan kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” tandasnya.

Sementara itu, Anis saat di wawancara merasa terharu dan tak banyak memberikan komentar.

“Terimakasih saya mengucapkan banyak terimakasih karena rumah saya akan dikerjakan,” tutupnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.