BannerDepan

BK Diminta Beri Sanksi Ketua dan Anggota DPRD Bombana

Bombana, Sultrapost.ID – Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bombana, diminta agar memberi sanksi tegas terhadap ketua dan anggota DPRD Bombana apabila terbukti melanggar kode etik, terkait dengan kekisruhan saat rapat internal dewan pada tanggal 7 Januari 2019 lalu.

Permintaan ini diteriakan oleh masyarakat Bombana yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Bombana (AMPB) saat melakukan aksi demonstrasi di kantor DPRD Bombana, Rabu 16 Januari 2019.

Menurut Zainal, sebagai komando gerakan, prilaku yang dipertontonkan dewan saat itu sangat melukai hati rakyat Bombana, sebab yang diributkan bukan persoalan kepentingan rakyat, melainkan diduga adalah persoalan dana siluman dan SPPD.

“Sikap arogansi dan premanis ini membuat kami masyarakat Bombana merasa risih,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua BK DPRD Bombana Andi Wawan idris, menegaskan bahwa persoalan itu telah ditangani dan sementara dalam proses.

Pihaknya meminta kesempatan dan waktu untuk bekerja menindaklanjuti masalah tersebut.

“Beri kami kesempatan untuk bekerja,” ujarnya.

Laporan: Adi

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.