BannerDepan

Bupati dan DPRD Konsel Diduga Turut Serta Terlibat Kejahatan Lingkungan di Torobulu

Kendari, Sultrapost.ID – Direktur Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sultra, Andi Rahman menilai dugaan kerusakan lingkungan yang di lakukan oleh PT Wijaya Inti Lestari (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) merupakan kejahatan luar biasa (Extraordinary Crime) yang terorganisir dengan melibatkan unsur pemerintahan maupun oknum anggota DPRD.

“Jadi apa yang terjadi di Desa Torobulu itu, merupakan campur tangan dari unsur pengusaha, Pemda maupun oknum anggota DPRD di Konsel,” ungkapnya, Rabu 25 Oktober 2023.

Kata dia, beberpa informasi yang mereka dapatkan bahwa PT WIN di backup oleh salah satu oknum anggota DPRD Konsel, sehingga membuat perusahan tersebut leluasa melakukan dugaan pengrusakan Mangrove dan penambangan di area pemukiman masyarakat.

“Sementara Pemda juga seakan tidak punya kemampuan untuk memberikan tindakan terhadap perusahaan, sehingga kami mengambil kesimpulan bahwa Pemda maupun oknum DPRD menjadi bagian dari kejahatan lingkungan yang terjadi di desa Torobulu,” jelasnya.

Andi Rahman mengatakan, jika ditelisik lebih jauh, PT WIN merupakan perusahaan milik Anthony Kalalo sebagai Komisaris dengan saham 99 persen. Sementara Frans Salim Kalalo sebagai Direktur dengan saham 1 persen.

“Ini berdasarkan data MoDi yang berhasil WALHI himpun. Sedangkan erdasarkan hasil investigasi kami di lapangan, PT WIN telah melakukan pengrusakan hutan magrove dan merusak sumber mata air masyarakat, tentunya tindakan tersebut telah melanggar UU nomor 32 tahun 2009 terkait dengan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” bebernya.

Jika perusahaan tersebut tidak segera ditindak dan memaksakan melakukan aktivitas penambangan, maka dampak kerusakan akan lebih besar lagi, berefek panjang dan kerusakannya akan sangat sulit untuk di pulihakan.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.