Di Pulau Kabaena, Hingga April, Baru Perusahaan Ini Yang Koordinasi Terkait Tenaga Kerjanya

Bombana, Sultrapost.ID – Pelaksana Tugas Kepala Dinas (Plt Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Transnaker) kabupaten Bombana H Muh. Darwis mengungkapkan, hingga April 2019, dari sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi diwilayah  Pulau Kabaena, baru PT. AHB yang telah melaporkan atau berkoordinasi dengan pihaknya soal tenaga kerja.

Menurutnya, koordinasi terkait tenaga kerja berdasarkan kesepakatan, mestinya dilakukan setiap triwulan oleh perusahaan, namun hingga saat ditemui media ini, baru satu yang telah melaksanakan kewajibannya.

“Hingga saat ini baru PT. AHB yang menyampaikan ke kami,” katanya, Kamis 2 Mei 2019.

Ia menyampiakan, bahwa laporan atau koordinasi tenaga kerja perusahaan ke Pemerintah Daerah (Pemda) khususnya ke Distransnaker merupakan hal yang wajib, sebab merupakan perintah Undang Undang (UU).

“Masa pelaporan mestinya bulan empat sudah harus masuk,” ucapnya.

Terkait pelaporan tenaga kerja ini, lanjut dia, pihak Distransnaker sejak Januari 2019 telah melayangkan surat kesemua perusahaan yang beroperasi diwilayah Kabupaten Bombana agar melaporkan tenaga kerjanya.

“Mulai dari Januari kita sudah menyurat kesemua perusahaan, diwajibkan bahwa minimal setiap pertriwulan, ataukah setiap saat ada kejadian, artinya tidak menunggu lagi tiga bulan, mohon dilaporkan ke Distransnaker, untuk kita koordinasi kepihak terkait,” tuturnya.

H. Muh. Darwis menambahkan, untuk se kabupaten Bombana, selain PT. AHB, PT. Jhonlin Batu Mandiri (JBM) juga aktiv melaporkan atau berkoordinasi terkait dengan tenaga kerjanya.

Penulis: Aidil

Editor: Leros

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.