Diduga Beda Pilihan, Empat Anggota Pol PP di Muna Diberhentikan

Muna, Sultrapost.ID – Diduga beda pilihan politik pada konstestasi pemilihan Calon Kepala Daerah (Cakada) kabupaten Muna, empat orang honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) diberhentikan sementara alias diistrahatkan dari tugas.

Mereka masing-masing berinisial AH, MJ, RH, dan LM yang sudah mengabdi sebagai honorer di satuan tersebut sejak bertahun-tahun.

Dikonfirmasi AH mengaku tidak tahu menahu apa alasan yang mendasar terkait pemberhentiannya. Ia baru sadari setelah surat pemberhentiannya itu diterimanya pada sore kemarin (Senin, 14 September 2020) dikediamannya sekitar pukul 16:30 Wita.

“Suratnya diantar kemarin dirumah. Informasi orang orang dikantor karena katanya saya nongkrong di rumahnya salah satu tim Rajiun,” bebernya pada media ini, Selasa 15 September 2020.

Sedang tiga rekan sejawadnya menerima surat pemberhentian tersebut pada hari rabu 9 September lalu.

Menurutnya, jika benar alasan mereka istrahatkan dari tugas karena persoalan dukungan di Pilkada harusnya pimpinan lebih bijaksana, karena setiap warga negara berhak memilih atau mendukung siapa saja di Pilkada. Tak boleh ada tekanan oleh siapapun.

“Jangan kait kaitkan tugas dengan politik,” sindirnya.

Ia berharap tidak ada lagi rekan rekannya disatuannya yang senasib seperti mereka.

“Semoga tidak ada lagi teman teman yang mengalami seperti kita” harapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Satpol-PP Kabupaten Muna belum dapat dikonfirmasi.

Laporan: Ison

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.