BannerDepan

Diduga Cacat Hukum, Proses Lelang Pembangunan Balai Nikah di Muna Minta Dihentikan

Muna, Sultrapost.ID – Proses lelang pembangunan Gedung Balai Nikah di Kabupaten Muna yang menelan anggaran sebesar Rp 1,1 Miliar diminta hentikan, lantaran prosedur tahapan pelaksanaan pelelangan yang dilakukan pihak panitia tender dinilai cacat hukum.

Hal itu diungkapkan Kordinator Lapangan (Korlap) Lembaga Pemerhati Hak Asasi Manusia (LEPHAM) Indonesia Sultra, La Ode Alfani saat berdemonstrasi di Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Muna.

“Terjadi kecurangan dalam proses lelang, mana mungkin perusahan yang tidak layak jadi pemenang tender,” ucapnya, Senin 16 September 2019.

Disebutkannya, salah satu kejanggalan yang terjadi dalam proses lelang, yakni saat pengumuman pemenang lelang yang tak ada jedah waktu, dimana proses pembuktian kualifikasi perusahaan di hari yang sama langsung diumumkan pemenang tender yakni CV. Anisa Pusat Raha.

Sementara menurutnya, perusahan pemenang tender itu dianggap tidak layak. Sebab saat tender, data Kualifikasi atau Klasifikasi Badan Usaha (KBLI) perusahaan sejak 2 tahun terregistrasi mati pajak. Perusahaan baru melakukan registrasi ulang setelah data tersebut dilaporkan ke Kanwil Sultra.

“Perusahan itu sejak 7 Februari 2017 hingga proses lelang tak lagi teregistrasi. Tentunya dalam proses lelang masi ada perusahan lain yang lebih lengkap secara administrasi, ini kan aneh,” ucapnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemenag Muna, La Bahari mengatakan dirinya tak tau menahu mengenai proses lelang yang dimaksud oleh para masa aksi.

“Semua proses lelang dilakukan oleh Pokja Kanwil Sultra, dan itu hak penuh Pokja. Sebagai PPK kita tidak ada kewengan untuk menghentikan kegiatan tersebut. Kita hanya penandatanganan kontrak, pencairan anggaran. Jadi hanya disitu kewenangan kita,” jelasnya.

Hal senada juga di ungkapkan Kepala Depertemen Agama (Kandepag) Muh Basri. Kata dia, selaku PA pihaknya hanya menerima hasil lelang yang wajib diberikan oleh panitia lelang. Sedangkan untuk proses lelang tergantung panitia.

“Pelaksanaannya sudah sesuai sistem yang berdasarkan prosedur,” tutupnya.

Laporan: Ison
Editor: Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.