Dimuna, Bocah Kelas 6 SD Diduga Hampir Jadi Korban Kejahatan Seksual

Muna, Sultrapost.ID – HI (inisial), bocah perempuan umur 11 tahun, kelas 6 Sekolah Dasar (SD) di Kota Raha, kabupaten Muna propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga hampir menjadi korban kejahatan seksual.

Ia dibawa oleh seseorang yang ia tidak dikenal digedung eks kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna.

Menurut cerita HI, sepulangnya dari sekolah, diperjalanan tiba tiba seseorang yang tak dikenalnya menggunakan motor  menghampirinya dan menawarkan tumpangan.

“Dimana rumah mu kah dek, sinimi saya antar,” kata HI kepada Sultrapost.ID, menirukan perkataan Orang Tak di Kenal (OTK) tersebut.

Berulang kali menawarkan tumpangan, karena merasa simpati dengan niat baik OTK ini, akhirnya HI ikut bersama pengendara itu. Berharap sampai kerumahnya, HI malah dibawa ke eks gedung DPRD.

Merasa ada yang aneh saat dibawa masuk ke lorong gedung tua, seketika juga HI melarikan diri hingga bertemu dengan seorang pengendara motor lainnya, kemudian diantar hingga kerumahnya di jalan Diponegoro, kelurahan Wamponiki.

“Saya tidak kenal orangnya, tapi saya masih ingat motornya jupiter warnah putih, platnya 2702,” ungkapnya, Kamis 30 Januari 2020.

Entah apa yang ada dibenak orang tersebut hingga harus membawa bocah kelas 6 SD itu ke Gedung tua, namun menurut ayah korban, Andeng Karoba (47), orang tersebut memiliki niat jahat terhadap anaknya.

“Sudah jelas pasti orang itu ada niat jahatnya, kalau dia mau antar kenapa harus dia bawa anak saya digedung tua, apalagi tempat itu sunyi sekali,”ujarnya.

Ia juga sudah melaporkan peristiwa itu ke Polres Muna, namun kata dia, petugas piket memberi saran kepadanya untuk terlebih dahulu membuat laporan aduan terkait yang dialami oleh anaknya.

Ia berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporannya, agar kejadian ini tidak terulang lagi.

“Meski anak saya tidak terjadi apa-apa, pihak kepolisian harus tetap menyelidiki kasus ini, takutnya ada kejadian berikutnya yang makan korban” pungkasnya.

Laporan: Ison
Editor: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.