BannerDepan

Dituding Penyebab Banjir, KTT PT Almharig Sebut Salah Alamat

 

Bombana, Sultrapost.ID – Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Almharig, Zairin Wahab menungkapkan jika tuduhan yang di alamatkan ke perusahaannya terkait terjadinya banjir di Pulau Kabaena merupakan hal yang keliru atau salah alamat.

Sebab menurut dia, banjir yang melanda baru baru ini di Pulau Kabaena sangat jauh dari areal penambangan PT Almharig.

“Sebenarnya mereka salah alamat, karena posisi banjir itu berada di atas, sedangkan areal penambangan kami berada dibawah,” tuturnya, saat dikonfirmasi via telepon selulernya.
Pria kelahiran kota Kendari ini menjelaskan, PT Almharig dalam menjalankan kegiatannya, membagi lokasi produksi menjadi dua blok, yakni blok A dan blok B.

“Tempat kami produksi di Blok A, blok B belum ada produksi. Posisi blok A itu berada dibawah dari pemukiman warga yang terkena banjir. Jadi sangat naif jika banjir yang terjadi baru baru ini Almharig yang disalahkan,” kata alumni Universitas Haluoleo (UHO) ini.

Lebih lanjut pria yang menyandang status lajang ini menjelaskan, lokasi banjir dan lokasi produksi PT Almharig berjarak kurang lebih 1 Kilo Meter (KM).

“Mari kita lebih bijak melihat persoalan ini,” tutup Zairin.

Untuk diketahui, akhir akhir ini, disejumlah pemberitaan, PT Almharig diduga telah mencemari lingkungan dan menjadi pemicu banjir dipemukiman warga Pulau Kabaena.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.