DPRD Bombana Minta Tak Ada Mutasi Atau Nonjob Terhadap 30 Staf Puskesmas

Bombana, Sultrapost.id – Dihadapan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bombana, dr. Sunandar, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana, Amiadin meminta untuk tidak melakukan nonjob atau mutasi terhadap 30 orang staf Puskesmas Kabaena Timur, hanya karena penyampaian aspirasinya ke DPRD.

Amiadin, SH

Hal tersebut disampaikannya, saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Bombana, terkait adanya dugaan penyalahgunaan dana BPJS yang dilakukan oleh Kepala Puskesmas (Kapus) Kabaena Timur.

“Saya meminta kepada Kadis, terkait perlindungan kepada teman-teman staf puskesmas yang menyampaikan aspirasinya. Jangan sampai ini menjadi momok menakutkan bagi mereka, karena merasa akan di nonjob atau di mutasi hanya karena penyampaian pendapat ini,” pintanya.

Karena menurut Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bombana itu, setiap orang memiliki hak dalam menyampaikan pendapat. Apa lagi persoalan tersebut menyangkut pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang jika dibiarkan akan berdampak negatif.

Hal senada juga di ungkapkan anggota DPRD, Heryanto. Katanya, penyampaian aspirasi oleh para tenaga kesehatan ke DPRD, merupakan hal yang luar biasa. Sebab jiwa pelayanan  tenaga kesehatan sangat tinggi.

“Saya juga pernah menjadi tenaga kesehatan. Jadi sepemahaman saya, kalau tenaga kesehatan sudah sampai harus menyampaikan aspirasinya atau mengadukan nasibnya ke DPRD, maka ini merupakan hal yang luar biasa.  Tenaga kesehatan itu, jika hal itu masih biasa saja, meski kakinya di injak pasien pun itu masih biasa-biasa saja,” tuturnya.

Sehingga itu lanjut Heryanto, yang juga merupakan Ketua DPW PPNI Sultra itu meminta kepada Kadis Kesehatan Bombana, agar tidak melakukan mutasi atau menonjob 30 tenaga kesehatan yang menyampakan aspirasinya saat ini.

“Untuk itu saya meminta kepada Kadis, jangan karena aspirasi teman tenaga kesehatan ini, lalu kemudian mereka di mutasi atau di nonjob,” ucapnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.