FORSEMESTA Sultra Desak Polri dan ESDM RI Tangkap Direktur Serta Cabut IUP PT WAI

Konut, Sultrapost.ID – Forum Mahasiswa Pemerhati Investasi Pertambangan (FORSEMESTA) Sultra kembali menggelar aksi demonstrasi di Mabes Polri serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Selasa 5 November 2019.

Massa mendesak kedua institusi itu segera menuntaskan pengusutan kasus dugaan kejahatan pertambangan PT Wanagon Anoai Indonesia (WAI) dan mencabut IUP serta menangkap Direktur perusahaan tambang tersebut.

Koordinator Presidium FORSEMESTA Sultra, Muhamad Ikram Pelesa mengungkapkan mandegnya pengusutan kasus PT WAI mengakibatkan pembiaran atas dugaan aktivitas pertambangan ilegal perusahaan tersebut.

“Kok bisa mandeg, padahal nampak jelas pelanggarannya. Akibatnya ini terkesan ada pembiaran atas dugaan aktivitas ilegal perusahaan tersebut, belum lagi pelanggaran baru yang dilakukan oleh PT WAI, itu disampaikan oleh DLH Konut Bulan Sembilan kemarin. Ada tujuh pelangaran diantaranya memiliki Izin TPS LB3 dan izin pembuangan limbah Cair (IPLC). Adanya penampungan Ore Nickel dipinggir pelabuhan, kemudian jatuh kelaut, hingga mengakibatkan air laut menjadi keruh disektitar pelabuhan (Jetty). Tidak melakukan penyiraman jalan tambang. dan Tidak Melakukan Pelaporan UKL – UPL secara berkala,” bebernya

Mahasiswa pascasarjana Trisakti ini mengatakan seharusnya pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan segera ditindak tegas. Untuk itu Ia meminta kepada Kapolri untuk segera menangkap Direktur PT WAI, karena sengaja melakukan perbuatan melawan hukum

“Dari Semua Pelanggarannya sangat layak bagi Kepolisian untuk menangkap Direktur PT WAI, karena sengaja melakukan perbuatan melawan hukum. Begitu juga KESDM RI bersama KLHK RI untuk membehentikan dan mencabut izin perusahan,” Tutupnya

Sementara itu Kabag Anev RO PID, Kombes Pol Drs. Sugeng H.S, saat menerima para demonstran mengatakan bahwa kasus PT WAI masih berada di Bareskrim Mabes Polri. Dirinya berjanji akan segera menyampaikan apa yang menjadi tuntutan FORSEMESTA Sultra. Terlebih lagi kata dia, adanya bukti baru dalam kasus PT WAI, maka pihaknya kembali menerbitkan surat tanda terima laporan Forsemesta dengan Nomor : 20/IX/2019/BAG ANEV sebagai tambahan alat bukti baru.

Sebelumnya, FORSEMESTA Sultra telah menerima surat perkembangan kasus PT WAI dengan Nomor : B/322/II/RES.7.4/2019/Divhumas yang ditanda tangani oleh Karo PID Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Drs. F. FJ. Mirah pada tanggal 28 Februari 2019. Namun hingga saat ini pihaknya tidak lagi mendapatkan informasi, sementara itu PT. WAI masih manjalankan aktivitasnya seperti biasa tanpa menghiraukan pelanggaran yang telah dilakukannya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.