BannerDepan

Garap Kawasan Hutan di Kabaena Tanpa Izin, Ampuh Sultra Adukan PT TMS ke KLHK RI

Kendari, Sultrapost.ID – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengadukan PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) ke kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI), Senin, 17 Juli 2023.

Mereka mengadukan perusahaan tambang yang tengah beroperasi di Kabaena, Kabupaten Bombana itu atas dugaan kejahatan kehutanan.

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengatakan PT TMS diduga menggarap ratusan hektar kawasan hutan tanpa mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

“Berdasarkan data yang ada, luas bukaan kawasan hutan oleh PT TMS mencapai 214,27 hektar,” ungkapnya.

Lanjut pria yang akrab disapa Egis ini, data bukaan kawasan hutan TMS yang tertuang dalam SK.1345/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2022 dengan luas bukaan 214,27 hektar.

“Luas bukaannya 214,27 hektar dan itu adalah kawasan Hutan Produksi Terbatas”. Jelasnya

Oleh karena itu, pihaknya mendesak agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan segera menetapkan jumlah pembayaran ganti rugi atas penggunaan kawasan hutan oleh TMS tanpa izin.

“Jadi skema penyelesaiannya kan sesuai dengan UU Cipta Kerja, maka yang diutamakan adalah sanksi administrasi berupa pembayaran ganti rugi, nah inilah yang kami tuntut agar segera ditetapkan jangan lagi dibiarkan berlarut,” ujarnya.

Hendro menegaskan pihaknya akan fokus mengawal pembayaran ganti rugi atas penggunaan kawasan hutan tanpa izin oleh PT TMS sampai tuntas.

“Kasus PT. TMS ini akan masuk dalam agenda utama Ampuh Sultra, sebab ada banyak kerugian negara yang harus di tuntaskan,” tutupnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.