BannerDepan

Genset Mati, Upacara Tertunda Beberapa Menit

Bombana, Sultrapost.ID – Gara gara genset mati, upacara pengibaran Bendera Merah Putih Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Ke 74 di Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tertunda beberapa menit.

Pantauan Media ini, Inspektur upacara terlihat telah berada di tribun penghormatan, serta komandan upacara juga terlihat menunggu didepan barisan sambil menunggu genset menyala.

Panitia HUT RI ke 74 pun kocar kacir mencari pinjaman mesin genser ke warga. Barisan dipersilahkan untuk istrahat sambil menunggu panitia dapat pinjaman genset (menyala lampu).

Sontak warga sekitar yang sedang menyaksikan upacara pengibaran Bendera Merah Putih berkata, “PLN Mati Rasa”.

Ditemui Media ini, Roi (34) warga Kabaena Utara berkata, mestinya dihari hari besar (hari nasional) seperti upacara hari (17 Augustus) kemerdekaan RI, Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Pulau Kabaena menyalakan lampu dari pagi atau satu hari full, agar panitia pelaksana upacara pengibaran Bendera Merah Putih tidak perlu menggunakan genset.

“Ini juga PLN mati rasa, maunya kalau upacara begini dikasih menyala lampu seharian,” ucap warga ini dengan nada kesal, Sabtu 17 Agustus 2019.

Sekitar pukul 09.15 Wita, upacara baru dilaksanakan, terdengar komandan upacara meyiapkan dan merapikan barisan.

Terkait tidak menyalanya lampu PLN saat upacara pengibaran bendera di Kecamatan Kabaena Utara, hingga berita ini diterbitkan, pimpinan PLN di Pulau Kabaena belum dapat dikonfirmasi.

Laporan: Adi

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.