BannerDepan

Geruduk Kantor Bupati Muna, Warga Sidodadi Minta Pekerjaan Dana Kelurahan Dihentikan

Muna, Sultrapost.ID – Puluhan Warga Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Bata Laiworu geruduk Kantor Bupati Muna. Kedatangan mereka bukan tanpa alasan. Mereka meminta Bupati Muna L.M Rusman Emba untuk menghentikan pembangunan yang menggunakan dana kelurahan.

Kordinator Lapangan, Amran, dalam orasinya meminta pihak Pemda Muna untuk melakukan peninjauan ulang sekaligus menghentikan pekerjan yang terlaksana melalui anggaran kelurahan seperti jalan rintis baru yang dikerjakan diwilayah perkebunan warga, bukan masuk dalam pemukiman. Sebab kegiatan itu dianggap tidak tepat sasaran.

“Pekerjaan yang berlangsung saat ini tidak ada dalam hasil musyawarah bersama masyarakat dan dianggap bukan prioritas untuk itu kami minta dihentikan dan dilakukan peninjauan ulang,” ujarnya di halaman Kantor Bupati Muna, Kamis 29 Agustus 2019.

Mirisnya, Kata Amran, saat warga ingin mengkonfirmasi terkait kegiatan yang dianggap menyimpang, La Unsu Lurah Sidodai malah meminta warga untuk melapor kepada pihak berwajib.

“Kalau tidak senang silahkan melapor,” ucapnya, menirukan gaya bicara Lurah Sidodadi.

Untuk itu, tambah Amran, La Unsu tidak layak menjadi Lurah Sidodai. Pihaknya meminta untuk mencopotnya dari jabatan Lurah Sidodadi saat ini.

“Harus dicopot tidak layak jadi Lurah Sidodadi, karena tidak mampu menerima aspirasi masyarakat.” pungkasnya.

Sementara itu Asisten I Pemkab Muna L.M Ruslan yang menemui masa aksi, menyarankan kepada pihak lurah untuk menghentikan sementara kegiatan yang berkaitan dengan dana kelurahan.

“Mestinya pengelolaan dana kelurahan ini harus didudukan bersama warga,” ungkapnya.

Namun dibalik itu kata Ruslan, masyarakat juga harus memahami bahwa dana kelurahan ini baru pertama kali, jadi untuk memenuhi kebutuhan tidak mesti bisa terealisasi semua.

“Nanti kita turunkan pihak inspektorat untuk mengaudit proyek dana kelurahan, jika nantinya pelaksanaannya menyimpang maka kita perintahkan pihak kelurahan untuk dialihkan pada kegiatan yang lebih prioritas,” ucapnya.

Terkait kinerja La Unsu sebagai Lurah Kelurahan Sidodadi, Ruslan menjelaskan semua punya prosedur.

“Mengenai evaluasi perangkat Lurah nanti kita evaluasi, pada prinsipnya semua pelaksanan pemerintahan dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.

Laporan: Ison

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.