BannerDepan

HMI Cabang Kendari Kritik Perbedaan Presepsi Terkait 22 Perusahaan Pertambangan di Sultra

Kendari, Sultrapost.ID – Pernyataan Kabid Minerba ESDM sultra, Yusmin yang di bantah oleh Kadis-nya, Andi Aziz serta Gubernur Sultra Ali Mazi terkait persoalan 22 tambang bermasalah yang menuai kontroversi di kalangan masyarakat, mendapat kritikan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari.

Menurut Ketua Umum (Ketum) terpilih HMI Cabang Kendari, Sulkarnain melalui via Whatsapp-nya, Senin 18 Februari 2019 mengatakan pernyataan berbeda yang di sampaikan di media oleh perwakilan institusi yang memiliki wewenang dalam proses administrasi dan legalitas perusahaan pertambangan di Sultra itu patut di pertanyakan.

“Persoalan administrasi pertambangan masyarakat tidak paham, yang lebih paham adalah dinas ESDM dan Gubernur itu sendiri, masyarakat jangan dibingungkan. Sebenarnya yang hoaks yang mana, ini justru akan membuka aib sendiri,” ungkapnya.

Kata mantan Ketua Bidang PAO HMI Cabang Kendari itu, pemerintah seharusnya lebih tegas dalam menjalankan fungsinya. Sebab, pertambangan di Sultra menjadi catatan buruk pengelolaan SDA di Indonesia, hal tersebut terlihat dengan banyaknya masalah masalah yang di timbulkan dari pertambangan.

“Perusahaan pertambangan di Sultra banyak yang melalui mekanisme salah dan tidak merujuk pada UU atau inkonstitusional, mulai dari perizinan hingga pada perusakan lingkungan dan perambahan kawasan hutan, jadi bisa saja yang di sampaikan oleh kepala bidang minerba benar sebab apabila tidak di tindak tegas maka yang sebenarnya harus di pertanyakan adalah integritas pengambil kebijakan itu sendiri,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan audiensi di Dinas ESDM dan Gubernur Sultra, terkait persoalan tersebut.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.