HMI Cabang Kendari Minta Polda Sultra Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Kader-nya

Kendari, Sultrapost.ID – Insiden pembacokan Aktivis SYLVA Indonesia (SI) rupanya mengundang reaksi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari.

Pasalnya, Muhammad Iksan yang merupakan korban penganiayaan dua Orang Tak Dikenal (OTK) usai menggelar Demonstrasi di DPRD Sultra, pada Kamis 02 Januari 2020 terkait dugaan kejahatan kehutanan PT MLP dan Askon, merupakan kader HMI yang aktif.

Ketum HMI Kendari Sulkarnain, saat di temui mengungkapkan bahwa korban bukan hanya sekedar pengurus SYLVA namun dia juga adalah kader HMI.

“Korban yang di tebas itu adalah muhammad iksan kader aktif kami di HMI, dia baru juga selesai advance training kemarin”

Menurut Sulkarnain, insiden tersebut sangat erat kaitannya dengan aksi demonstrasi yang di gelar di Kantor DPRD Sultra. Sehingga itu ia menduga dua pelaku penganiayaan adalah preman peliharaan dua perusahaan itu.

“Setelah saya telusuri dari keterangan adik adik sejak di DPR sudah mendapatkan intimidasi jadi saya menduga ini dilakukan oleh preman peliharaan perusahaan,” ungkapnya

Mantan Kabid PAO itu meminta agar pihak kepolisian tidak tutup mata atas insiden ini dan pihaknya secara kelembagaan akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas

“saya berharap kepada institusi kepolisian untuk tidak bermain main atas insiden ini, karena kader kami sebenarnya memang target di bunuh” tutupnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.