HMI Kendari: Pembangunan Jalan Wisata Kendari-Toronipa, Prioritas atau Kepentingan Vila Gubernur Sultra

Kendari, Sultrapost.ID – Mega proyek yang di gagas Gubernur Sultra, Ali Mazi terus menuai kecaman dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari. Setelah rencana pembangunana Kantor DPRD Provinsi, kali ini lembaga eksternal kampus itu kembali kembali mengecam rencana pembangunana jalan poros Kendari- Toronipa.

Mereka menduga, mega proyek berkedok jalan wisata yang menelan anggaran hingga ratusan miliar itu bukanlah prioritas utama Gubernur Sultra, melainkan untuk memuluskan jalan menuju Vila pribadi miliknya.

Ketua HMI Cabang Kendari, Sulkarnain mengatakan, Gubernur Sultra terlalu ego dalam merealisasikan rencana pembangunan jalan wisata tersebut. Padahal masih banyak jalan provinsi yang sangat di butuhkan masyarakat untuk akses perputaran ekonomi yang belum di bereskan Pemprov.

“Soal mega proyek itu kami sudah ingatkan Gubernur bahwa itu bukan prioritas, tapi masih ego juga pak Ali Mazi, padahal pembangunan jalan wisata di sana sepengetahuan saya belum di tetapkan di DPRD, berani sekali gubernur, itu kan uang rakyat. Jangan-jangan hanya kedok saja, padahal untuk kepentingan pribadinya, agar jalan menuju Vila-nya bagus,” ungkapnya, Rabu 20 November 2019.

Selain bukan bukan prioritas, kata Mantan Kabid PAO itu, pembangunan jalan poros Kendari Toronipa juga dinilai terlalu berlebihan, sebab jalan dua jalur yang tersebut menghabiskan anggaran hinga lebih dari seratus miliar.

“Kabarnya nggaran untuk itu lebih dari seratus miliar. Jalan wisata kendari-toronipa itu terlalu berlebihan, sementara masih banyak jalan provinsi yang tidak di perhatikan kok,” ucapnya.

Untuk itu lanjutnya, HMI Cabang kendari akan segera melakukan rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Sultra

“Kami akan desak DPRD untuk segera melakukan rapat dengar pendapat soal ini bersama dengan Gubernur. Saya kemarin lewat sana, ngerilah Ali Mazi, saya juga melihat bukan hanya jalan yang sedang di bangun tapi vila-nya juga lagi di rehab,” tutupnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.