IMIK Jakarta Endus Dugaan Penyalahgunaan DAK Tahun 2019 di Konawe

Jakarta, Sultrapost.ID – Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe (IMIK) Jakarta mengendus adanya dugaan penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Konawe tahun 2019.

Ketua Umum IMIK Jakarta, Muhamad Ikram Pelesa mengatakan modus yang digunakan dengan cara mengalihkan anggaran DAK tersebut untuk membiayai proyek yang bukan bersumber dari DAK.

“Sebelumnya saya mendapatkan aduan dari masyarakat terkait adanya dugaan pembayaran proyek yang bersumber dari APBD Konawe, tetapi setelah saya telusuri pembayarannya diduga menggunakan DAK Konawe tahun 2019,” ungkapnya, Selasa 14 Januari 2020.

Padahal menurut dia, DAK merupakan anggaran yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu, dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. Namun ketika anggaran tersebut dialihkan untuk membiayai proyek yang bukan DAK maka itu merupakan pelanggaran hukum.

“Dana DAK adalah alokasi dari pemerintah pusat yang peruntukannya jelas. Anggarannya tidak boleh digunakan untuk membayarkan proyek yang tidak bersumber dari DAK, ketika itu dialihkan maka itu melanggar hukum,” ucapnya.

Terlebih lagi, lanjut mahasiswa pascasarjana manajemen CSR Universitas Trisakti ini mengatakan, hal tersebut telah diatur dalam Perpres nomor 141 tahun 2018 tentang petunjuk teknis (Juknis) penggunaan DAK tahun 2019. Dimana Pemda Konawe mendapatkan kucuran anggaran ratusan Miliar untuk membiayai proyek dan tidak boleh dialihgunakan.

“Kan telah dijelaskan peruntukannya dalam Perpres DAK Nomor 141 Tahun 2018, dimana Konawe dapat kucuran DAK 300 Miliar lebih. Jadi salah, ketika pemda konawe berani melakukan pengalihan pembayaran proyek yang bukan bersumber dari DAK, bisa masuk Bui. Oleh Kerena itu semua proyek yang bersumber dari DAK itu harus clean and clear”, Jelasnya

Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya berencana akan kembali menggiring KPK RI bertandang ke Konawe dalam mengusut Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengalihgunaan Dana DAK Konawe Tahun 2019 dalam peruntukan lain.

“Belum selesai kasus yang tengah kami pressure, kini kembali lagi mendapati aduan persoalan ini. Saya pastikan secepatnya, kami akan menggiring KPK RI Kembali bertandang ke Konawe dalam mengusut Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengalihgunaan Dana DAK Konawe Tahun 2019 untuk peruntukan lain”, Tutupnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.