BannerDepan

IPMA Sultra Duga Kejati Diam-diam Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Kepala Syahbandar Lapuko

Kendari, Sultrapost.ID – Indonesian Port Monitoring Agency (IPMA) Sultra menduga Kejaksaan Tinggi (Kejati) diam-diam menghentikan kasus dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) Kepala Syahbandar Lapuko.

Pasalnya, sejak di laporkan pada Bulan Januari lalu pihak Kejati tak kunjung memberikan informasi terkait perkembangan kasus tersebut.

Presidium IPPMA Sultra, Erik Santo mengatakan pihaknya aktif memantau dan mecari informasi terkait perkembangan kasus tersebut, namun sampai saat ini tak ada satu pun informasi yang di berikan oleh Kejati Sultra.

“Sudah lebih dari dua bulan kami melaporkan kasus tersebut, tapi sampai sekarang tak ada informasi dari pihak Kejati. Bahkan kami sangat sulit mendapatkan informasi, hampir setiap ke Kejati keterangannya monoton, yang tangani selalu tidak berada di tempat,” ungkapnya, Rabu 23 Maret 2022.

Pria yang akrab disapa Erik itu membeberkan, dirinya melaporkan kepala Syahbandar Lapuko berkaitan dengan dokumen persyaratan berlayar yang selalu di terbitkan padahal pelabuhan PT. Triple Eight Energy (TEE) di duga belum memenuhi syarat, mulai dari izin prinsip hingga tidak memiliki fasilitas Jetty.

“Kami melaporkan 1 institusi dan 2 perusahaan kepada kejaksaan, tentunya yang kami harap adalah penegakan supremasi hukum atas kerugian negara yang di timbulkan. Kami harap ada ketegasan secara hukum disana,” bebernya.

Pihaknya menegaskan agar Kejati tidak bermain main terhadap kasus tersebut. Erik bahkan akan melakukan demonstrasi di depan kejati dalam waktu dekat ini

“Kami berharap agar kejaksaan tidak main main mengenai laporan kami, pastinya kita akan aksi dalam waktu dekat ini di kejaksaan,”tutupnya.   

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.