IPMKU Beberkan Berbagai Dugaan Pelanggaran CV Unaaha Bakti

Konut, Sultrapost.ID – Koordinator Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Konawe Utara (IPMKU), Oscar Sumardin membeberkan berbagai macam dugaan pelanggaran yang di lakukan oleh CV Unaaha Bakti.

“Perusahaan ini tidak memiliki izin Jetty, tidak memiliki izin pembuangan limbah beracun B3. dan yang fatal kami duga melakukan aktivitas di luar titik koordinat yang disinyalir berada kawasan hutan lindung,” sebutnya, Kamis 26 Maret 2020.

Padahal lanjut Oscar, dalam melakukan aktivitas penambangannya di Desa Morombo Pantai, Kecamatan Lasolo, PT Unahaan Bakti harus patuh terhadap segala regulasi yang dipersyaratkan.

“Tapi ini sama sekali tidak di indahkan. Ada kesan perusahaam ini kebal hukum. Dalam situasi negara kita yang tidak kondusif akibat Covid 19, diduga mereka malah asik melakukan perambahan kawasan hutan,” ujarnya.

Oscar mengaku persolan penambangan di luar titik koordinat yang disinyalir berada dalam kawasan hutan lindung telah disampaikannya ke Dinas Kehutanan Provinsi Sultra untuk segera dilakukan penindakan.

“Kami juga akan buat laporan ke Polda terkait sejumlah dugaan pelanggaran di sana,” tutupnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.