BannerDepan

IPPMA Bakal Desak Kejagung Untuk Evaluasi Kejati Sultra

 

Kendari, Sultrapost.ID – Indonesian Port Monitoring Agency (IPPMA) bakal mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengevaluasi kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.

Hal itu di lakukan lantaran adanya indikasi main mata antara Kejati Sultra dan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas 3 Lapuko terkait dugaan kasus pungli dan KKN yang terjadi di pelabuhan milik PT. Triple Eight Energy (TEE).

Presidium IPMMA, Erik Santo mengatakan pihak Kejati terkesan menutup mata atas laporan kasus tersebut. Sebaba sampai saat ini tidak ada tindakan hukum yang di lakukan oleh Kejati atas laporan kasus tersebut.

“Kurang lebih 4 Bulan kami melaporkan dugaan pungli dan KKN itu di Kejati, tapi belum ada kabar dan tindakan hukum disana,” ungkapnya, Selasa 31 Mei 2022.

Kata Erik Santo, ketika pihaknya mempertanyakan mengenai tahapan dalam proses penanganan kasus tersebut, Kejati enggan memberikan informasi yang valid.

menyampaikan jika sudah sedang dalam proses namun tidak memberikan informasi valid sehingga terkesan sengaja di tutup tutupi

“Kita sudah sering konfirmasi tapi jawabannya masih dalam proses, padahal disana pelanggarannya jelas, masa sejauh ini hanya dalam proses. Kan aneh jadinya terkesan sengaja di tutupi,” ucapnya.

Sehingga dirinya menduga ada main mata antara Kejati Sultra dan Pihak Syahbandar Lapuko. Terlebih lagi sejak dilaporkan beberapa waktu lalu, kegiatan di.pelabuhan PT TEE itu kembali berjalan bahkan kata erik seolah mereka buru target untuk mempercepat proses pemuatan

“Kami duga kegiatan disana justru di legitimasi oleh Kejati, karena laporan sedang bergulir, kegiatan berjalan disana, sampai ini hari sudah 2 kapal yang masuk. Ini aneh kredibilitas Kejati dimana,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya bakal mendesak Kejagung untuk segera melakukan evaluasi terhadap Kejati Sultra, serta mengambil alih laporan yang pihaknya telah sampaikan ke kejati

“Kami akan desak Kejagung RI segera evaluasi Kejati Sultra kemudian mengambil alih penanganan laporan kami yang ada di Kejati,” tutupnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.