Jelang Karantina Wilayah Parsial, Pemkab Distribusi Ribuan Sembako

Bombana, Sultrapost.ID – Pasca ditemukan pasien positif Covid19 di Kecamatan Masaloka Raya dan Mataoleo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana terus melakukan berbagai upaya untuk menekan, mencegah, dan memutus penyebaran mata rantai Covid19.

Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah persiapan pemberlakukan karantina wilayah parsial di Kecamatan Masaloka Raya dan di Mataoleo (dua Desa). Dimana bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus secara meluas atau lebih besar.

Menghadapi memberlakuan kebijakan itu, Pemkab Bombana saat ini tengah sibuk mendistribusikan ribuan sembako untuk 5 Desa di Kecamatan Masaloka Raya dan 2 Desa di Kecamatan Mataoleo.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Heryanto, Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid19 Kabupaten Bombana mengatakan, bantuan tersebut telah di antar sejak tanggal 3 Mei 2020 lalu, dan saat ini dalam tahap pendistribusian.

“Penyaluran sudah jalan, mulai kemarin,” ungkap mantan Anggota DPRD Bombana ini, Selasa 5 Mei 2020.

Katanya, bantuan tersebut akan disalurkan kesemua Kepala Keluarga (KK) yang ada di 7 Desa yang dimaksud tanpa terkecuali. Sembako yang diturunkan untuk kebutuhan masyarakat selama 14 hari kedepan.

“Nanti kita liat lagi perkembangannya, kalau harus kita tambah, kita tambah lagi untuk 14 hari kedepan,” lanjut Heryanto.

Dia menambahkan, penetapan karantina wilayah parsial akan diberlakukan setelah semua sembako yang baru saja dikirim dipastikan telah terbagi semua ke masyarakat.

“Kita tunggu sudah terbagi semua baru kita tetapkan,” ucap Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini.

Untuk diketahui, pertanggal 5 Mei 2020, pasien positif Covid19 untuk di Kecamatan Masaloka Raya ditemukan 3 orang, dan di Kecamatan Mataoleo ditemukan 1 orang.

Kemudian total bantuan sembako yang diturunkan didua Kecamatan ini adalah 21.720 Kg beras, 2.172 Kg gula pasir, 2.172 liter minyak goreng, 54.300 teh celup, 2.172 dos mie instan, dan 2.172 tabung gas elpigi.

Laporan: Adi

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.