BannerDepan

Kajati Sultra Sebut Kajagung RI dan Celine Kedekatan Kekeluargaan Bukan Terkait Kasus Perintangan

Kendari, Sultrapost.ID – Baru-baru ini nama Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung) RI, ST Burhanuddin menjadi soroton, pasalnya ia disebut memiliki kedekatan dengan artis Celine Evangelista yang merupakan salah seorang yang ikut menerima aliran dana dalam kasus perintangan perkara Dugaan Korupsi PT Antam Tbk, di Blok Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Itu terkuak saat sidang lanjutan yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Kendari, pada Rabu, 18 Oktober 2023 lalu.

Dalam persidangan, terdakwa AS mengaku jika uang sejumlah Rp 4 miliar dari istri Direktur PT KKP berinisial JN diberikan kepada Celine Evangelista sebesar Rp 500 Juta dan menitip pesan untuk menyampaikan ke Kajagung RI mengenai kasus yang dihadapi Direktur PT KKP, AA. Keterangan terdakwa AS pun sontak menjadi sorotan.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra, Dr. Patris Yusrian Jaya menjelaskan jika hubungan antara Kajagung dan Celine Evangelista hanya kedekatan kekeluargaan semata dan sudah dianggap sebagai anak oleh istri Kajagung RI, Sruning Burhanuddin.

Celine itu sangat dekat dengan Ibu Jaksa Agung, bahkan sudah dianggap seperti anak oleh Ibu,” ungkapnya, Kamis 26 Oktober 2023.

Tidak hanya itu kata Kajati Sultra, mantan istri dari Stefan William itu kerap dilibatkan istri Kajagung dalam setiap kegiatan Ikatan Adhyaksa Darmakarini (IAD).

“Disetiap kunjungan kerja Ketua IAD di daerah selalu ditemani oleh Celine dan sering menjadi Master of Ceremony (MC), karena sudah dianggap seperti anaknya, dan dari itu kedekatan Kajagung dan Celine,” katanya.

Sedangkan terkait keterangan terdakwa kasus perintangan, Kejati Sultra menyebut itu hanya akal-akalan AS untuk mencari alasan dalam pemeriksaan persidangan.

“Terdakwa Amel menyebut memberikan sejumlah uang untuk memberikan hadiah kepada Jaksa Agung berupa jam dan juga biaya pengobatan. Nah itu semua tidak benar, gimana mau dikasih sementara dia saja tidak kenal Kajagung,” ucapnya.

Lanjut Kajati Sultra, dipersidangan juga jelas bahwa AS mengaku akan membantu tersangka Direktur PT KKP agar tidak ditahan oleh pihak Kejaksaan.

“Jadi alasannya bisa membantu tersangka itu bahwa dia banyak mengenal petinggi-petinggi Kejagung RI. Tapi nyatanya tidak benar, namun istri tersangka percaya dan menyerahkan uang untuk membantu suaminya yang kini tersangka,” tutupnya.

Laporan : Aidil 

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.