Kasus Dugaan Pemalsuan Akta Kepemilikan Saham Oleh Anton Timbang Masuk ke Tahap Penyidikan

Kendari, Sultrapost.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar), rupanya sudah mulai melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan pemalsuan Akta kepemilikan saham PT Masempo Dalle yang di lakukan oleh Anton Timbang.

Hal tersebut di ungkapkan Andre Darmawan, kuasa hukum Kamaruddin saat di temui di rung kerjanya, Rabu 19 Februari 2020. Kata dia, sejak 31 Oktober 2019 lalu penyidik Dirreskrimum Polda Jabar sudah melakukan penyidikan atas perkara yang dilaporkannya sejak 10 Juli 2019 lalu.

SP2HP Dirreskrimum Polda Jabar

“Dari hasil penyelidikan kemarin ditemukan bukti permulaan yang cukup terkait adanya tindak pidana pemalsuan akta kepemilikan saham. Maka dari itu sesuai SP2HP tanggal 31 Oktober 2019 satatusnya ditingkatkan menjadi penyidikan,” ungkapnya.

Lanjutnya, pada 2 Desember 2019 lalu kliennya juga telah di panggil untuk memberikan keterangan serta menyerahkan barang bukti, salah satunya adalah surat keputusan sirkuler para pemegang saham yang telah di palsukan.

“Sirkuler ini kan kesepakatan para pemegang saham di luar RUPS, nah Anton Timbang membuat sirkuler palsu seolah kliennya ini telah menjual sahamnya, padahal sama sekali tidak. Tanda tangan kilen saya dipalsukan,” ucapnya.

Untuk di ketahui, Anton Timbang dilaporkan ke Polda Jabar berdasarkan laporan polisi nomor : LPB/ 688/ VII/ 2019/ Jabar tanggal 10 Juli 2019 atas dugaan tindak pidana pemalsuan surat atau tindak pidana menyuruh memasukan keterangan palsu kedalam suatu akta otentik pada Bulan November 2012.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.