Kejahatan Tambang PT Masempo Dalle dan MLP Pemicu Konflik Horisontal

Kendari, Sultrapost.ID – Lembaga Pemerhati Tambang (LEMPETA) Konut menilai, dugaan kejahatan pertambangan dan kehutanan PT Masempo Dalle (MD), PT Makmur Lestari Primatama (MLP) telah memicu konflik horisontal.

Ketua LEMPETA Konut, Ashari mengatakan penganiayaan terhadap Aktivis SYLVA Indonesia, Muhammad Iksan oleh orang tak dikenal usai menggelar aksi demonstrasi pada Kamis 20 Januari 2020 lalu, dalam rangka menyuarakan dugaan kejahatan pertambangan dan kehutanan kedua perusahaan tersebut, menjadi tragedi berdarah yang menelan korban dan telah memicu konflik horisontal.

“Kami sangat sayangkan sikap perusahaan itu yang menggunakan dengan cara backup dari kalangan preman,” ungkapnya, Sabtu 04 Januari 2020

Sebagai aktifis penggiat pertambangan dan lingkungan, pihaknya mengecam keras atas tindakan kriminal tersebut.

“Sebelumnya kami juga sudah pernah menyuarakan kedua perusahaan tersebut atas pertambangan brutal yang dilakukan di daerah kami,” ujarnya.

Dijelaskannya, selain menambang di kawasan hutan tanpa mengantongi IPPKH, tanpa Pelabuhan Khusus (Pelsus) dan dokumen siluman kedua perusahaan itu juga diduga menambang di luar koordinat IUP-nya.

“Fatalnya lagi, bisnis penjualan ore nikel dengan formula Trimitra ilegal antara PT Masempo Dalle, PT MLP dan PT ASKON diduga kuat modus black market dengan cara memperjual belikan quota ekspor,” beber Ashari.

Untuk itu dirinya meminta agar DPRD Provinsi Sultra segera membentuk Panitua Khusus (Pansus) dan mencari fakta terkait dugaan ilegal mining tersebut.

“Jika ini terbukti agar secepatnya mengeluarkan rekomendasi pencabutan IUP kepada ESDM Sultra. Selanjutnya tugas kami untuk pidanakan oknum yang terlibat,” tegasnya.

Ketua LEMPETA Konut juga mengajak seluruh lembaga pemerhati se-Sultra pada umumnya untuk bersama-sama melakukan presure dugaan ilegal mining yang terjadi di Konut.

“Terkhusus kepada aktifis SYLVA Indonesia, kami sebagai putra daerah kelahiran Konut mengucapkan terimakasih atas perhatiannya terhadap daerah kami bumi Oheo tercinta,” ucapnya

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.