BannerDepan

Kejati Diminta Periksa Pimpinan PT GNN dan PT BNR Terkait Dugaan Korupsi Antam

Kendari, Sultrapost.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, di minta untuk segera memeriksa Pimpinan PT Gio Nikel Nusantara (GNN) dan PT Bumi Nusantara Reseaces (BNR) atas dugaan keterlibatannya dalam kasusus korupsi WIUP PT Antam di Blok Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Koordinator Lapangan (Korlap) Konsorsium Masyarakat Pemerhati Daerah (KMPD) Sultra, Pauzan Dermawan mengatakan kedua perusahaan tersebut diduga kuat terlibat dalam pembelian ore nikel ilegal didalam WIUP PT Antam dengan menggunakan dokumen milik PT Mandala Jayakarta.

Tak hanya itu, kedua perusahaan tambang itu juga diduga kuat memalsukan laporan hasil verifikasi, dengan menggunakan dokumen milik PT Mandala Jayakarta dengan no LHV: 0307.10/TPU-Minerba/XII/2022. dan PT.Gio Nikel Nusantara dengan no LHV: LHV. KDR.3270/CS/Des/2022.

Kemudian tambahnya perusahaan itu diduga menggunakan kapal tongkang dan tagboot yang sandar di salah satu jetty di Blok Mandiodo yakni kapal yang digunakan PT. Gio Nikel Nusantara TB. Maitreya I/ BG.Teratai Putih II dan PT. Bumi Nusantara Reseaces menggunakan kapal bernama TB. Natasha Sukses/BG Pertama PLA 3312.

Oleh sebab itu, berdasarkan temuan diatas pihaknya meminta lembaga yang dipimpin Patris Yusrian Jaya itu segera memanggil dan memeriksa pimpinan PT. Gio Nikel Nusantara dan PT. Bumi Nusantara Reseaces.

“Seyogyanya, Kejati Sultra harus segera melakukan pemanggilan, pemeriksaan hingga penangkapan terhadap pimpinan kedua perusahaan tersebut, pasalnya mereka diduga telah merugikan negara hingga ratusan miliyar,” jelasnya, Rabu 6 Septembet 2023.

Pada dasarnya kedua perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan tersebut diduga telah melakukan pelanggaran hukum dengan demikian merugikan negara hingaa miliaran.

“Atas pelanggaran-pelanggaran itu, kami minta Kejati untuk memeriksa dan melakukan penangkapan terhadap kedua pimpinan perusahaan itu,” pungkasnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.