BannerDepan

Kembalikan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa di Hentikan

Kendari, Sultrapost.id – Ditreskrimusus Polda Sultra, kini menghentikan penyelidikan terhadap kasus ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa, di Kecamatan Wawonii Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan, yang menimbulkan kerugian negara sebesar Rp. 459 Juta.

Humas Polda Sultra, Kompol Agus Muliadi yang di konfirmasi, Senin 27 Agustus 2018 mengatakan, jika PT Road Indah Perkasa (RIP) yang merupakan salah satu kontraktor pembangunan pelabuhan nipa-nipa, telah mengembalikan kerugian tersebut, ke Kas daerah.

“Pihak kontraktor sudah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp. 459 juta ke kas daerah. Nah, berdasarkan aturan dalam kasus Tipikor, apabila kerugian negara dikembalikan pada masa penyelidikan, maka kasusnya tidak dapat dinaikan ke penyidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika aturan tersebut berdasarkan arahan Presiden RI, Joko Widodo pada 19 Juli 2016 kepada seluruh Kapolda dan Kajati.

“Inti arahannya jika dalam proses lidik ada pengembalian kerugian negara ke kas negara, lidik tidak dapat ditingkatkan ke proses sidik mengingat kerugian negara sudah tidak ada,” tuturnya.

Pengembalian kerugian itu dilakukan oleh PT RIP. Dimana, sebelum pihak penyidik Ditreskrimsus Polda turun melakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama saksi ahli, atas perintah BPK pihak kontraktor akhirnya mengambalikan kerugian yang timbul akibat ambruknya pe abuhan tersebut.

“Jadi sebelumnya BPK sudah melakukan audit dan menemukan kerugian negara, diperintahkanlah PT RIP untuk mengembalikan. Itu berbeda apabila PT RIP belum mengembalikan pada deadline waktu yang diberikan BPK, kemudian di sidik oleh penyidik maka kasus ini tentu akan berjalan terus,” pungkasnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.