Konsultasi Publik Paket 5 PHJD

Kendari, Sultrapost.ID – Forum lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Sultra kembali menggelar konsultasi publik paket 5 Program Hibah Jalan daerah (PHJD),  Kamis 18 Juni 2020. Kegiatan berlagsung pada pukul 09.00 Wita, di Aula Kantor Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton.

Kegiatan yang di hadiri oleh Babinsa, Kades, Kadus, BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan masyarakat setempat termasuk panitia penyelenggara kegiatan itu menghadirkan Fasilitator dari Konsultan Supervisi P5.

Sekertaris FLLAJ Sultra, Awaluddin mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan informasi dan sebagai wahana menampung aspirasi masyarakat sekitar terkait akan dilakukannya pekerjaan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan.

“Materi yang diberikan dalam Konsultasi publik ini adalah penjelasan mengenai jenis-jenis pekerjaan yang akan ditangani, serta bagaimana cara mengatasi masalah pekerjaan yang terkait di sisi teknik pelaksanaannya,” ungkapnya.

Kata dia, adapun lingkup materi yang disampaikan tersebut,  yaitu mengenai paket 5 PHJD yang meliputi, Kamaru-Lawele, Jalan  Dayanu Icksanuddin-Lawela dan batas Kota Bau bau-Buton Selatan (Busel) yang juga meliputi Batauga, Batauga-Sampolawa.

“Yang terdiri dari pekerjaan pengembalian kondisi atau sering disebut pekerjaan Back log Minor Work (BMW) serta pekerjaan pemeliharaan rutin atau disebut pekerjaan Routine Maintenance (RM) tahun anggaran 2019, didalamnya juga dijelaskan jumlah ruas dan panjangnya serta lokasi tempat ruas tersebut, Selanjutnya penjelasan seputar FLLAJ Sultra,” ucapnya.

Lanjutnya. strategi pelaksanaan konsultasi publik ini dilaksanakan dengan metode tatap muka dan dilakukan melalui pendekatan prinsip pembelajaran orang dewasa.

“Konsultasi publik dilaksananakan dengan memberikan pemaparan dari narasumber yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk mengetahui keluhan dan masukan dari masyarakat setempat,” ujarnya.

Lebih lanjut Awaluddin menjelaskan, Program PHJD atau Provincial Road Improvement and Maintenance (PRIM) mengkhususkan pada pemeliharaan dan peningkatan jalan provinsi. dengan adanya program tersebut diharapkan mampu meningkatkan tata kelola yang baik dan pemeliharaan yang baik. sehingga menciptakan jalan daerah yang baik.

“Lokasi paket PHJD atau PRIM tersebar di beberapa ruas jalan di Sultra, dengan konsultan dan kontraktor yang berbeda serta penanganan yang berbeda pula. Sehingga diadakan Konsultasi publik untuk memberi informasi kepada masyarakat terkait kegiatan yang akan dilakukan di lokasi sekitar tempat tinggal mereka,” jelasnya.

Konsultasi Publik ini juga berkaitan dengan wahana untuk menampung aspirasi masyarakat lokal sebagai pemakai jalan, agar pekerjaan yang akan dilakukan lebih tepat sasaran dan tepat guna.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan adanya program PHJD dan PRIM ini karena sebagai pengguna jalan pada daerah setempat akan merasakan dampaknya secara langsung. Selain itu dengan adanya Konsultasi Publik, masyarakat merasa diikutsertakan dalam proses pemeliharaan jalan,” tutupnya. (Adv)

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.