BannerDepan

KPU RI, Tetapkan Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan Sebagai Anggota DPD RI Terpilih

Jakarta, Sultrapost.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) baru saja mengadakan Rapat Pleno Terbuka, tentang penetapan kursi dan calon terpilih anggota DPR dan DPD RI, Pemilu 2019 di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019).

Ada 4 nama anggota DPD RI terpilih Dapil Sultra, Periode 2019-2024, yang dibacakan satu persatu oleh KPU. Pertama, Andi Nirwana S., yang merupakan istri Bupati Bombana dengan perolehan suara 130.124. Kedua, disusul oleh Amirul Tamim, yang merupakan mantan wali kota Bau-bau, dengan perolehan suara 73.399.

Kemudian, posisi ketiga direbut oleh Srikandi muda asal Sulawesi Tenggara (Sultra), Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan dengan mengantongi suara sebanyak 62.051 suara. Dari 4 anggota DPD RI Dapil Sultra yang lolos, Wa Ode Rabia merupakan anggota DPD yang paling muda. Terakhir, posisi ke empat diisi oleh dr. Dewa Putu Ardika Saputra dengan memperoleh 52.480 suara.

Dari 4 anggota DPD RI yang lolos ke senayan semua merupakan wajah baru yang mampu mengalahkan petahana.

Untuk diketahui dalam Rapat Pleno Terbuka tersebut telah diputuskan sebanyak 136 anggota DPD RI dari 34 Provinsi Se-Indonesia.

“Demikian calon anggota DPD kita sahkan”. Ucap Ketua KPU RI, Arief Budiman.

Secara terpisah Wa Ode Rabia mengatakan, terima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara yang telah mempercayainya untuk menjadi jembatan aspirasi daerah dan pusat.

“Semoga dalam lima tahun kedepan saya dapat bekerja maksimal, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) saya sebagai anggota DPD RI. Sehingga, apa yang menjadi keluhan dan aspirasi masyarakat sultra dapat terwujud”. Ucap srikandi muda yang akrab disapa Rabia, saat dihubungi awak media, Sabtu, (31/8/2019).

Rabia menambahkan, tentunya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat nantinya tidak ada yang mudah. Namun, apabila dilakukan dengan niat ikhlas, semangat yang tinggi dan kerjasama yang baik pasti bisa.

“Intinya harus ikhlas, dan pandai-pandai mencari celah biar mudah. Kemudian, diperlukannya kerjasama dengan pihak terkait baik itu Pemerintah Daerah (Pemda), Pemerintah Provinsi (Pemprov), lembaga terkait dan juga masyarakat”. Ungkap Politisi Muda Sultra ini.

Laporan: Iman

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.