BannerDepan

Kuasa Hukum PT KBP Tegaskan PS Obyek Sengketa Lahan Tidak Sesuai Prosedur

Kendari, Sultrapost.ID – Peninjauan Setempat (PS) objek sengketa lahan yang berada di Kelurahan Abeli Dalam, Kecamatan Puwatu, Kota Kendari pada Jumat, 6 Januari 2023 di nilai tidak sesuai dengan prosedur hukum acara perdata.

Hal tersebut di ungkapkan Kuasa Hukum PT Kendari Baruga Pratama (KBP), Jushriman. Kata dia, proses PS lahan sengketa tersebut harus di batalkan dan dianggap tidak pernah terjadi.

“Ada beberapa kesalahan prosedur dalam proses PS tersebut. Yang di tinjau bukan pada obyek sengketa yang sesungguhnya, pihak kepolisian dan pemerintah setempat tidak di hadirkan,” ungkapnya.

Menurut Jushriman, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kendari seharusnya melakukan peninjauan di lokasi yang menjadi obyek sengketa untuk memastikan titik koordinat obyek sengketa, bukan dengan cara memperkirakan dari kejauhan batas-batas obyek sengketa.

“Yang terjadi, peninjauan di lakukan dari kejauhan. Jadi mereka hanya menunjuk batas-batas obyek sengketa lahan berdasarkan pohon satu berbatasan dengan pohon yang lainnya, ditambah lagi alat pengukurnya juga tidak ada. Ini kan aneh,” ujarnya.

Belum lagi lanjutnya, tidak di libatkannya aparat kepolisian dalam melakukan pengamanan serta pemerintah kelurahan atau kecamatan yang merupakan pemegang wilayah administrasi.

Sehingga itu Jushriman menilai PS obyek sengketa lahan tersebut tidak sah dan harus di batalkan serta dianggap tidak pernah terjadi. Dirinya bahkan mengaku akan meminta pengawasan khusus jalannya perkara di Pengadilan Tinggi (PT) Sultra, dan melaporkan majelis hakim PN Kendari kepada Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA) serta Komisi Yudisial (KY).

“Saya sudah menyatakan keberatan di tempat, karena Ini jelas cacat hukum. Untuk itu PS harus di batalkan dan di anggap tidak pernah terjadi. Saya juga akan meminta PT Sultra untuk melakukan pegwasan jalannya perkara sengketa ini serta melaporkan majelis hakim ke MA dan KY,” tegasnya.

laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.