BannerDepan

Lagi!! Bandar Sabu di Muna Dibekuk, Kaki Kanan Didor

Muna, Sultrapost.ID – Satres Narkoba Polres Muna yang dipimpin oleh AKP. Sarifuddin kembali membekuk Bandar Sabu berinisial MA (26) dan DA (22) sekitar pukul 00:15 Wita di desa Korihi kecamatan Lohia kabupaten Muna, Sultra pada hari Senin 21 Januaru 2019.

Sebelumnya Tim Satres Narkoba Polres Muna mendapatkan informasi dari masyarakat akan ada transaksi Narkoba. Setelah dilakukan pengembangan dan dilakukan penangkapan terhadap NA dan FA beserta barang buktinya.

Saat dilakukan penangkapan NA yang berusaha kabur dan melakukan perlawanan terhadap petugas dilumpuhkan dengan peluru tajam di bagian telapak kaki sebelah kanan.

“Dari hasil penangkapan terhadap pelaku, barang bukti yang diamankan berupa 3,56 gram sabu, 96 sacet kosong, alat timbang, slip transaksi ATM dengan jumlah 80 juta rupiah dan uang sebesar 2,8 juta dimana uang tersebut merupakan hasil dari transaksi,” terang Kapolres Muna AKPB. Agung Ramos Paretongan Sinaga didampingi KasatRes Narkoba AKP. Sarifudin.

Kapolres Muna AKPB. Agung Ramos Paretongan Sinaga didampingi KasatRes Narkoba AKP. Sarifudin (kanan). Foto: Ison

Lanjut Agung, pelaku yang di amankan, termasuk kategori bandar yang masih ada kaitannya dengan penangkapan penangkapan sebelumnya.

“Barang haram itu berasal dari Kendari yang masuk ke Muna melalui kapal dan kita akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini,” katanya.

Pejabat dua melati dipundaknya itu menambahkan, penangkapan terhadap pelaku tindak pidana narkoba ini merupakan yang kedua kalinya dalam sebulan untuk awal tahun 2019, dimana sebelumnya AD dibekuk dikediamnnya dijalan Landak, Kelurahan Raha III, pada 12 Januari 2019 lalu.

“Kita tidak akan segan segan, jika masih ada bandar bandar lainnya, ditembak saja, “tegas Agung.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Undang undang 35 tahun 2009 pasal 114 ayat (1),pasal 132 ayat (1) dan 112 serta pasal 127 karena dari hasil tes urin pelaku positif menggunakan narkoba dan ancaman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Ison

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.