Lagi, Gembira Terang Bakal Aliri Listrik 600 Lebih Warga Miskin di Bombana

Bombana, Sultrapost.ID – Ditahun 2018 lalu, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Bombana, sukses merealisasikan bantuan listrik bagi 500 warga miskin melalui program Gembira Terang.

Kini di tahun 2019, salah satu program unggulan Bupati Bombana H. Tafdil itu kembali akan mengalirkan listrik bagi 600 lebih warga miskin yang tersebar di seluruh kecamatan.

Kepala Dinas (Kadis) Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Bombana, Sulaiman mengatakan saat ini pihaknya tengah mengumpulkan data-data warga miskin di setiap kecamatan.

“Kami sudah meminta masing-masing kecamatan untuk melaporkan data-data warga miskin. Tapi ini peruntukan bagi warga miskin yang tempat tinggalnya ada aliran listrik saja,” ungkapnnya Kamis 24 Januari 2019.

Dari data tersebut kata dia, pihaknya terlebih dahulu akan mensingkronisasikan berdasarkan presentase kemiskinan di setiap kecamatan.

“Data yang masuk ini kita akan olah dulu berdasarkan presentase kemiskinan di setiap kecamatan. Sehingga nanti kita akan bagi di setiap desa berapa warga miskin yang akan mendapatkan listrik,” ujarnya.

Setelah data-data tersebut di olah lanjutnya, pihaknya kemudian akan melakukan verifikasi lapangan bersama PT. PLN, Pemerintah Kecamatan dan Desa untuk memastikan layak tidaknya warga tersebut mendapat bantuan listrik. Sebab, fokus utama dari bantuan tersebut adalah warga miskin yang terdata di Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Program Keluarga Harapan (PKH) dan warga penerima raskin.

“Setelah kita olah dan bagi, kita akan langsung turun untuk meninjau langsung bersama tim, apakah warga ini layak atau tidak. Tapi yang menjadi prioritas utama kita adalah warga miskin yang terdata di TNP2K, PKH atau warga penerima bantuan Raskin,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain terdata di tiga kriteria utama tersebut, syarat utama penerima bantuan listrik itu, yakni memiliki KTP Bombana, Kartu Kelurga (KK) dan yang paling penting memiliki status kepemilikin rumah dan tanah yang di buktikan dengan sertifikat.

“Jika syaratnya terpenuhi pasti kita akan salurkan. Kami upayakan Bulan Mei atau sebelum puasa 600 lebih warga miskin itu sudah di aliri listrik,” pungkasnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.