Larang ASN Hadiri Reses Anggota DPRD Sultra, Politisi Muda Soroti Walikota Kendari

Kendari, Sultrapost.ID – Pelarangan ASN untuk menghadiri Reses salah satu anggota DPRD Provinsi Sultra, Aksan Jaya Putra oleh Wali Kota Kendari baru-baru ini, menuai sorotan dari salah seorang politisi muda asal Sultra, Jaswanto.

Dirinya menilai, tindakan Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir yang melarang aparatnya untuk menghadiri reses Wakil Ketua Komisi III itu, telah menghina serta melecehkan marwah lembaga legislatif.

“Pimpinan DPRD Provinsi harus angkat bicara dan ambil tindakan persoalan ini. Mengingat apa yang dilakukan Walikota yang melarang camat dan lurah untuk menghadiri reses telah melecehkan marwah lembaga legislatif. Karena ini bukan pribadi Aksan Jaya Putra yang melakukan reses tapi disitu ada tugas negara yang melekat,” 5 Juni 2020.

Menurut Jaswanto yang juga mantan sekretaris DPD Partai Garuda Provinsi Sultra itu, Sulkarnain Kadir harus belajar soal etika dan tata kelembagaan bernegara jika masih ingin memimpin Kota Kendari nantinya. Serta membangun komunikasi yang baik dengan perwakilan masyarakat Kota Kendari di DPRD Provinsi.

“AJP itu perwakilan masyarakat Kota Kendari di DPRD Provinsi harusnya Bapak Walikota pahamlah, justru reses yang dilaksanakan AJP dimasa pandemi Covid-19 harus mendapatkan apresiasi dari Pemkot karena dimasa seperti ini beliau masih tetap bergelora menyerap aspirasi masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui reses anggota DPRD Provinsi Aksan Jaya Putra pada tanggal 2 Juni 2020 di Kelurahan Mataiwoi, Kec Wua-Wua Kota Kendari, tidak dihadiri Pemerintah setempat, karena adanya telekonfrens antara Walikota dengan beberapa camat dan lurah agar tidak hadir dalam pengumpulan massa. Padahal reses yang dilaksanakan anggota DPRD Provinsi dapil Kota Kendari itu berjalan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.