BannerDepan

LINK Sultra Desak APH Tangkap Pimpinan PT TEE Atas Dugaan Kejahatan Kehutanan

 

Kendari, Sultrapost.ID – Lingkar Kajian Kehutanan (LINK) Sultra mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menangkap Pimpinan PT Triple Eight Energy (TEE) atas dugaan kejahatan kehutanan.

Pasalnya, perusahaan tambang yang berada di Kecamatan Palangga Selatan, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) itu duga kuat masih aktif beroperasi dan melintasi Hutan lindung.

Ketua LINK Sultra ,Muh Andriansyah Husen mengatakan IUP PT TEE telah di cabut pada tahun 2016, namun perusahaan tersebut diduga masih aktif beroperasi. Parahnya lagi, perusahaan itu menggunakan hutan lindung tanpa izin untuk akses jalan menuju pelabuhan Jetty miliknya.

“Seharusnya ini perlu mendapat perhatian serius kepada APH dan harus di proses, sebab ini pelanggaran yang paling fatal IUP-nya di cabut tahun 2016, melintasi hutan lindung tapi masih aktif lakukan penjualan.” ucapnya, Jumat 19 Agustus 2022.

Mantan Ketua Mahasiswa Kehutanan (Sylva) Se-Indonesia ini juga mempertantakan fungsi monitoring APH, sebab selama 5 tahun aktif beroperasi dan melintasi hutan lindung akan tetapi masih di lakukan pembiaran.

“Kami akan gelar demonstrasi di Sultra dan akan layangkan laporan, apabila tidak di tanggapi kami siap bawa perkara ini di pusat,” tegasnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.