Miliki Sabu 27,64 Gram, Dua Pria di Bombana Diamankan Polisi

Bombana, Sultrapost.ID – Dua pria berinisial YS (34) dan DI (35) berhasil diamankan oleh Kepolisian Resor (Polres) Bombana karena telah kedapatan memiliki narkotika jenis sabu dengan berat 27,64 Gram.

Menurut Kapolres Bombana, AKBP Andi Herman, proses penangkapan berawal dari informasi masyarakat, bahwa sering terjadi transaksi narkotika di Kompleks Pasar Lama Kelurahan Kasipute Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana.

“Kamis tanggal16 Juli 2020, saat anggota Sat Resnarkoba melakukan lidik tentang dugaan penyalahgunaan narkotika di kompleks Pasar Lama Kasipute, dan mengetahui adanya transaksi narkotika disalah satu rumah yang ditempati oleh YS, langsung melakukan penggeledahan dan penangkapan,” ucapnya, Jumat 17 Juli 2020.

Kemudian, Lanjut Mantan Kapolres Buton ini menjelaskan, dilakukan penggeledahan badan, di dalam dan di luar rumah.

“Saat dilakukan penggeledahan, pada bagian samping kanan luar rumah, tepatnya di atas tanah ditemukan pembungkus popok bayi merk Mamypoko, dan setelah dibuka ditemukan 24 sachet plastik bening ukuran sedang yang masing masing berisikan butiran keristal yang diduga narkotika jenis sabu. Diduga sengaja dibuang dari atas rumah sesaat dilakukan penggerebekan,” ungkapnya.

Selanjutnya, tambah AKBP Andi Herman, saat dilanjutkan penggeledahan di dalam rumah, kembali ditemukan1 sachet plastik bening ukuran sedang yang berisikan butiran keristal yang juga diduga adalah narkotika jenis sabu di dalam pembungkus rokok merek Dunhill warna hitam yang di sembunyikan didalam Tas Mukenah.

“Orang yang tertangkap bersama dengan Barang Bukti (BB) diamankan untuk dilakukan pengembangan,” pungkasnya.

Pelaku melanggar pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) subs pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang (UU) Republik Indonesia (RI) nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Untuk Diketahui, proses penangkapan pelaku, dipimpin langsung oleh Kapolres Bombana.

Laporan: Adi

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.