Miliki Shabu, Warga Pulau Kabaena Ini Diamankan Polisi

0
515

Bombana, Sultrapost.ID – Seorang wanita berinisial TT, warga kelurahan Sikeli kecamatan Kabaena Barat kabupaten Bombana, terpaksa harus berurusan dengan hukum.

TT diamankan oleh pihak Kepolisian karena diketahui memiliki, menyimpan, menguasai/menyediakan dan memperjualbelikan atau mengedarkan narkotika jenis shabu.

Menurut Kapolres Bombana, AKBP Andi Herman, melalui Kasat Narkobanya, IPTU Salman, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa diakhir tahun 2019 akan ada narkotika jenis shabu yang akan masuk ke Pulau Kabaena melalui pelabuhan Kasipute.

“Pada hari Selasa tanggal 31 Desember 2019, anggota Resmob setelah mengetahui telah dilakukan transaksi jenis narkotika (shabu), pada pukul 23.45 Wita melakukan penggerebekan di rumah TT dan menemukan pelaku sedang merakit alat hisap (bong) dan ditemukan 7 bungkus paket kecil yang diduga narkotika jenis shabu, siap edar, kemudian selanjutnya mengamankan tersangka bersama Barang Bukti (BB),” ungkapnya, Sabtu 4 Januari 2020.

Lanjut IPTU Salman menjelaskan, tanggal 1 Januari 2020 sekitar pukul 02.00 Wita dini hari, tim Resmob dibantu Polsek Kabaena mendatangi rumah MY (inisial) yang diduga pemasok barang haram tersebut, namun MY tidak ada di tempat, diduga telah melarikan diri.

“Selanjutnya dilakukan penggeledahan dirumah MY, dan ditemukan BB yang diduga ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika, berupa 1 buah pirex kaca,1 buah buku kecil yang bagian tengah telah dilubangi (sebagai tempat menyembunyikan narkotika), dan 2 buah pipet warna bening,” tuturnya.

Dalam penangkapan ini, BB yang berhasil disita adalah 7 bungkus paket shabu dengan berat bruto 0,33 gram, 1 buah HP merk OPPO F-9, 1 buah HP merk OPPO A-9, 1 buah alat hisap (bong), 1 buah pirex kaca, 1 buah buku kecil yang bagian tengah telah dilubangi (sebagai tempat menyembunyikan narkotika), 2 buah pipet warna bening.

Sedangkan Undang Undang (UU) yang dilanggar adalah Pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun penjara.

Laporan: Adi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here