PD Aneka Usaha Kolaka Diduga Menambang di Kawasan HPK Tanpa IPPKH

Kolaka, Sultrapost.ID – Penambangan di kawasan hutan tanpa mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) kembali terjadi. Kali ini, kejahatan kehutanan itu justru di lakukan oleh salah satu Perusahan Daerah (PD) Aneka Usaha Kolaka.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Sekjen Sylva Indonesia, Andriyansa Husen. Kata dia, berdasarkan hasil penelusuran mereka, beberapa koordinat tempat perusahaan tersebut melakukan aktivitas di Pomalaa, ternyata tepat berada di dalam kawasan Hutan Produksi di Konversi (HPK) tanpa mengantongi IPPKH.

“Ini terjadi karena kurangnya pengawasan dan tidak adanya tindakan tegas dari Dinas Kehutanan Provinsi Sultra terhadap pelaku pelaku kejahatan kehutanan. Padahal kan sangat jelas aktivitas perusahaan sangat bertentangan dengan UU (Undang Undang), sanksi dan dendanya jelas termuat di dalam UU 41 tahun 1999 tentang Kehutanan,” ungkapnya, Selasa 24 November 2020.

Lanjutnya, Sylva Indonesia sudah mengirimkan surat pengaduan mengenai aktivitas penambangan PD Aneka Usaha di Dinas Kehutanan Provinsi Sultra. Bahkan pihaknya juga telah melaporkan perusahaan itu di Polda Sultra.

“Kami juga sudah menyurat ke PD Aneka Usaha agar segera menghentikan aktivitasnya. Apabila surat itu tidak di indahkan maka Sylva Indonesia bersama masyarakat akan melakukan blokade jalan untuk menghentikan aktivitas mereka,” tegasnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.