Peduli Pendidikan di Masa Covid-19, Pangdam Hasanuddin Melalui Koramil Wawotobi Sediakan Internet Gratis

Konawe, Sultrapost.ID – Pandemi Covid-19 yang tengah melanda tidak hanya berdampak dari sisi ekonomi saja, melainkan juga dari segi pendidikan.

Penerapan belajar jarak jauh menggunakan internet dengan metode daring yang diberlakukan pemerintah membuat sebagian siswa khususnya yang kurang mamapu tentunya mengalami kesulitan untuk memiliki kuota paket data akibat keterbatasan ekonomi.

Menyikapi kondisi tersebut, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka berinisiatif memberikan fasilitas berupa jaringan internet (Wi-Fi) gratis untuk kebutuhan belajar mengajar para siswa khususnya yang kurang mampu.

Seperti yang di lakukan Jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) Wawotobi, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe yang menyediakan fasilitas jaringan internet Wi-Fi gratis, 12 Agustus 2020.

Selain internet gratis untuk para siswa, SD, SMP, SMA/SMK yang ada di lingkungan Koramil Wawotobi tersebut, mereka juga menyediakan faslitias lain seperti meja dan kursi, untuk membantu pelajar menyelesaikan tugasnya secara online.

Komandan Koramil Wawotobi, Kapten Inf. Salmar Gona mengungkapkan, munculnya ide tempat belajar dan wifi gartis ini berawal dari gagasan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka yang berkeinginan membantu pelajar dari kalangan tidak mampu di tegah pandemi Covid-19.

“Semua ini berawal dari gagasan bapak Pangdam XIV/Hasanuddin, ingin membuat sebuah terobosan agar pelajar yang kesulitan belajar secara online di tengah pandemi ini dapat disiapkan fasilitas khusus. Sehingga dibuatkanlah pusat wiffi gratis ini yang serentak dibuat diseluruh Koramil di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Salmar mengatakan, pembuatan fasilitas itu bertujuan untuk membantu pelajar dari kalangan tidak mampu yang kesuitan menjangkau akses internet dalam kegiatan belajar secara online di tengah pandemi Covid-19.

“Kegiatan belajar siswa berlangsung di kantor Koramil Wawotobi terhitung sejak hari ini sampai tiga bulan kedepan atau sampai siawa tatap muka di sekolah dimulai lagi. Selain itu, kami juga menyiapkan fasilitas seperti internet gratis atau wifi gratis dan Ini kita khususkan untuk pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA,” jelasnya.

Untuk mekanisme yang diterapkan pada fasilitas internet gratis tersebut, pihaknya menggilir jumlah pelajar dengan bergantian mengedepankan protocol kesehatan Covid-19.

“Jadi siswa kami gilir setiap 20 orang, setelah itu digantikan dengan pelajar lainnya. Jadi kalau yang 20 orang ini sudah selesai mengerjakan tugasnya, diganti lagi dengan pelajar berikutnya,” tuturnya.

Mantan Komandan Koramil Ranomeeto ini menuturkan untuk mendapatkan pelajar yang kekurangan fasilitas internet itu ia bekerja sama dengan Babinsa yang bertugas di lingkup wilayahnya untuk melakukan pendataan pada daerah yang tidak terjangkau internet khususnya tidak mampu.

“Kita berkeliling melakukan pendataan dengan Babinsa di wilayah Koramil Wawotobi, kemudian mencari pelajar yang memang dari kalangan tidak mampu atau tidak punyab akses internet. Setelah terdata, mereka itulah yang akan kita siapkan untuk bejalar dengan wifi gratis di Koramil Wawotobi,” pungkasnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.