BannerDepan

Pelaku Curnak di Amankan Polisi

Bombana, Sultrapost.Id – Kepolisian Sektor (Polsek) Lantari Jaya, berhasil meringkus  SN (36), yang diduga merupakan pelaku pencurian ternak (Curnak) milik Supriono (53), warga Desa Aneka Marga Jaya, Kecamatan Lantari Jaya, Bombana,.

Aksi pencurian pria asal Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara itu terkuak setelah aparat kepolisian melakukan pemeriksaaan terhadap sejumlah saksi, dan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku pada Jumat 24 Agustus kemarin.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui mencuri 5 ekor sapi milik Supriono pada selasa 21 Agustus 2018.

Kapolsek Lantari Jaya, Ipda Abdul Kadir mengungkapkan, pencurian tersebut berawal saat kedua anaknya meninggalkan 7 ekor sapi milik ayahnya (Supriono red), yang tengah digembalakan di padang pengembalaan di Desa Wumbubangka kecamatan Rarowatu Utara.

“Sorenya, dua anak ini datang kembali ke padang pengembalaan, bermaksud mengembalikan sapi-sapinya kekandangnya. Namun setibanya di lokasi yang ada hanya tersisa 2 ekor sapi saja.” ungkap Ipda Abdul Kadir.

Korban yang melakukan pencarian selama tiga hari tak kunjung menemukan keberadaan 5 ekor sapinya. Korban kemudian memutuskan untuk melaporkan kehilangan sapinya ke Polsek Lantari Jaya.

“Korban yang melapor saat itu, mengatakan jika ia mendapatkan iformasi dari seorang warga, bahwa sapinya saat ini berada di kandang sapi milik seorang warga di desa Wumbubangka bernama Salihi,” ujarnya.

Berdasarkan informasi tersebut, polisi bersama korban langsung mendatangi kandang sapi milik Salihi, dan menemukan dua ekor sapi yang diduga milik korban.  “Pengakuan Salihi, ia tidak tahu jika 2 ekor sapi yang baru dibelinya seharga Rp. 7 juta kepada tersangka SN, pada Kamis 23 Agustus kemarin itu merupakan hasil curian,”

Lanuut Abdul Kadir, saat diperiksa tersangka awalnya mengelak kalau sapi yang ia jual ke Salihi itu adalah milik korban. Namun setelah di lakukan serangkaian pemeriksaan  tersangka akhirnya mengakui bahwa 2 ekor sapi yang dijualnya ke Salihi itu dalah milik korban.

“Dari pengakuan tersangka, lima ekor sapi milik korban bergabung dengan kawanan sapi miliknya ketika digembalakan ditempat yang sama. Tersangka kemudian menggiring sapi-sapi itu kekandangnya. Dua ekor dijual ke Salihi, sisanya ia kandangkan bersama-sama sapi miliknya.” Pungkasnya.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Bombana. Sementara barang bukti 5 ekor sapi hasil curiannya , ntuk sementara di titipkan di kandang sapi milik korban.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.