BannerDepan

Pemerintah dan Kepolisian Tak Bernyali Tindaki Penambang Ilegal di Eks IUP PT Mining Maju

 

Kolut, Sultrapost.ID – Aparat Kepolisian dan Pemerintah tak punya nyali melakukan penindakan terhadap sejumlah perusahan yang tengah melakukan aktivitas penambangan ilegalnya di eks Wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Mining Maju (MM) di Desa Sulaho, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut).

Pasalnya, sampai hari ini aktivitas ilegal mining masih terus terjadi, dan parahnya dilakukan secara terbuka. Sementara eks Wilayah IUP PT MM dulunya merupakan IUP Eksplorasi, dan telah mati sejak beberapa tahun lalu. Praktis tak boleh ada aktivitas penambangan di lokasi itu.

Salah seorang pemuda asal Kolut, Haswin Kaso mengatakan selain menggunakan jetty PT Tiar Daya Sembada (TDS) untuk melakukan pengapalan, para penambang ilegal itu juga menggunakan dokumen perusahaan lain untuk melakukan penjualan.

Parahnya lagi kata dia, aktivitas pengapalan itu tidak dikerjakan secara diam-diam, melainkan secara terbuka, karena terdapat penggunaan tenaga kerja dan alat berat.

Prose Pengapalan Ore Nikel yang Diduga Berasal Dari Wilayah IUP PT Mining Maju.

Haswin menyesalkan sikap aparat penegak hukum dari Polres Kolut yang membiarkan ilegal mining itu terjadi. Seperti tak punya nyali melakukan penindakan terhadap para penambang ilegal itu.

“Kalau memang aktivitas ilegal itu tidak dibiarkan saja, saya mau lihat apakah Kapolres Kolut akan memerintahkan bawahannya dalam hal ini Kasat Reskrim dan Kanit Tipiter untuk menghentikan aktivitas ilegal tersebut,” tegasnya, Senin 27 Juni 2022.

Jika memang aktivitas ilegal itu tetap dibiarkan saja, Haswin meminta kepada Kabid Propam Mabes Polri untuk turun ke Kolut untuk memeriksa dan mengaudit para penegak hukum di sana. Sebab, diduga terjadi pembiaran terhadap dugaan tindak pidana.

Haswin juga meminta Pemda Kolut untuk bersikap tegas terkait maraknya penambang ilegal di eks wilayah IUP PT MM, kerana tidak menguntung daerah melainkan hanya sekelompok orang.

“Daerah hanya mendapat dampaknya saja. Salah satunya kerusakan lingkungan yang pasti terjadi akibat penambangan ilegal itu,” kata Haswin.

Untuk itu, Haswin menantang dan meminta dengan tegas kepada Bupati Kolut untuk melaporkan para pelaku penambangan ilegal tersebut ke aparat penegak hukum pusat.

“Pak Bupati jangan diam saja, segera ambil sikap. Laporkan para penambang ilegal itu karena tidak menguntungkan daerah, hanya menguntungkan segelintir orang saja, sedangkan daerah yang menerima dampaknya. Prinsipnya jika penambangan dilakukan secara legal, baik dan benar, maka daerah akan mendapat keuntungannya. Tapi jika ilegal, sudah pasti daerah dirugikan,” pungkasnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.