BannerDepan

Penemuan Jasad di Muna Gegerkan Warga

Muna, Sultrapost.ID – Warga kelurahan Watonea kecamatan Katobu Kabupaten Muna, digegerkan dengan penemuan mayat pria paruh baya di pondok sekitaran perkebunan Kontu, sekitar pukul 15.30 Wita, Rabu 16 Januari 2019.

Jenazah tersebut diketahui bernama Yan Limbong, yang tinggal seorang diri di kebun untuk bercocok tanam. Sedangkan istrinya tinggal dan menetap di desa Waara kecamatan Duruka.

Peristiwa ini diketahui pertama oleh seorang warga bernama Elisabet (53). Saat ia bersama anaknya Sarlota (34), hendak mengunjungi Yan (almarhum) dengan tujuan membawakan perlengkapan kebutuhannya.

“Kami kesana untuk membawakan kopi, gula dan rokok. Setibanya dipondok, saya memanggilnya, namun tidak menyahut. Saya mengintip dari celah lobang, saya melihatnya dalam keadaan terbaring,” terang Elisabeth pada media.

Setelah itu, lanjut Elisabeth, dia berusaha membangunkan, namun tidak ada respon, selanjutnya ia bergegas pergi menghubungi salah satu anggota kepolisian yang berada di Polsek Katobu.

“Saat diperiksa, dia sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelumnya, almarhum pada hari senin, 13 Januari2019, sempat datang berkunjung dirumahnya untuk membawakan hasil kebun.

“Hari senin lalu dia (almarhun) kerumah bawakan buah nangka,” pungkasnya.

Sementara itu istri almarhum Wa Ngkamoni menjelaskan, jika dirinya tidak tahu menahu soal kematian suaminya. Ia pun mengetahui setelah dihubungi lewat via telpon oleh Elisabet. Dia sempat shok mendengar berita itu.

“Saya kaget, setelah saya ditelpon kalau suami saya sudah meninggal,” katanya.

Saat ditanya soal penyakit suaminya, Wa Ngkamoni menjelaskan bahwa suaminya memang selama ini sering mengeluh sakit bagian pinggang dan lambungnya.

“Saya ajak dia, kalau sakit kita pulang saja di kampung Waara,” tuturnya sambil mengusap air matanya.

Kini, Wa Ngkamoni hanya bisa pasrah melihat kondisi suaminya yang sudah terbujur kaku. Rencananya almarhum akan dikebumikan di perkuburan kristen Kendari sesuai wasiat almarhum semasa hidupnya.

Untuk diketahui, Yan Limbong ditemukan sudah tidak bernyawa di pondok kebun miliknya, dalam kondisi membengkak, diduga kuat, dia meninggal sejak dua hari lalu. Dan saat ini jasadnya telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) untuk divisum, agar dapat diketahui penyebab kematiannya.

Penulis: Ison

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.