BannerDepan

Pengabdian Tanpa Batas, Dukungan Dokpil Menuju Senayan Terus Mengalir

Muna, Sultrapost.Id – Mantan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Baharuddin-La Pili (Dokpil) hingga saat ini masih terus jalan bareng. Silahturahmi yang terbangun sejak Pilkada 2015 lalu tak pernah putus.

Begitu juga para loyalis yang semakin kompak. Kekalahan saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Pilkada lalu tidak membuat keduanya vakum didunia politik. Mereka terus akan mengabdikan diri pada masyarakat.

Kini keduanya mencoba maju bertarung menuju senayan. LM Baharuddin atau yang kerap disapa Dokter maju menjadi calon anggota DPD-RI nomor urut 42. Sementara La Pili yang kerap disapa Pak Haji juga maju sebagai Caleg DPR-RI nomor urut 2 dari PKS Dapil Sultra.

Ada yang berbeda dengan calon-calon lain. Kalau calon lain hanya berusaha untuk bisa lolos sendiri, maka Dokpil tidak. Keduanya saling mengampanyekan. Alhasil dukungan masyarakat terus mengalir. Khusus di wilayah Muna dan Muna Barat (Mubar), kedua sosok yang ramah itu, bukan orang baru. Dokter misalnya merupakan mantan bupati Muna yang telah banyak berkontribusi bagi daerah. Belum lagi saat menjabat bupati, Ia merupakan tokoh pemekaran Mubar. Ia berjuang memekarkan Mubar, demi kesejaheraan masyarakat. Hasilnya pun saat ini sudah dinikmati oleh masyarakat. Wilayah Mubar yang dulunya dikenal sebagai kecamatan, kini sudah setara dengan kabupaten yang ada di Sultra.

Begitu juga dengan La Pili. Tiga periode duduk di DPRD Sultra menjadi modal untuk bertarung menuju senayan. Selama duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Sultra, Pak Haji telah banyak berkontribusi bagi pembangunan di dapilnya yang meliputi Muna, Buton Utara dam Mubar. Kini keduanya terus melakukan konsolidasi.

Anwar Halis, tim sukses Dokpil menerangkan, selama melakukan konsolidasi, tingkat penerimaan masyarakat sangat baik. Masyarakat sangat merindukan kedua sosok itu.

“Alhamdulillah masyarakat sangat menerima keduanya (Dokpil). Mereka juga ikut mengampanyekan pada khalayak ramai untuk memilih nomor 42 di DPD dan nomor 2 PKS di DPR-RI, ” kata Anwar Halis.

Sepekan terakhir, mantan politisi Golkar itu bersama Dokpil melakukan sosialisasi di wilayah Kepulauan yang meliputi Buton Tengah, Buton Selatan, Buton dan Kota Baubau. Masyarakat menyambut positif dan menyatakan siap mendukung.

“Dukungan terus mengalir. Masyarakat sudah lama mengenal Dokpil, hanya belum tahu wajah saja, ” ujarnya.

Dukungan itu juga dibuktikan dengan banyaknya alat peraga kampanye yang dibuat dan dipasang sendiri oleh masyarakat.

“Tinggal garis tangan saja. Tapi insya Allah, melihat dukungan yang terus mengalir, kita optimis keduanya bisa duduk di senayan, ” katanya seraya menambahkan pekan depan mereka akan melakukan konsolidasi di wilayah daratan.

Ia menerangkan, keduanya maju menjadi calon di pusat, bukan karena “haus” jabatan. Pengabdian tanpa batas, begitulah yang ada dibenak keduanya saat ini. Bagi keduanya, keinginan mendapatkan jabatan, bukan untuk gagah-gagahan atau memperkaya diri. Tapi, arahnya untuk berperan. “Keduanya bukan ingin mengejar jabatan atau memperkaya diri, tapi semata-mata untuk pengabdian pada masyarakat, ” jelasnya.

Penulis:  Kinong

Ruangan komen telah ditutup.