Pengajuan Kredit Sindikasi Pemkab Bombana Rp 195 M Disetujui

Bombana, Sultrapost.ID – Pengajuan kredit sindikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana sebesar Rp 195 miliar dari Bank Jawa Tengah (Jateng) yang bekerja sama dengan Bank Sultra kini di kabulkan.

Pinjaman tersebut resmi diberikan setelah penandatanganan perjanjian keredit sindikasi antara Bank Jateng dan Bank Sultra dengan Pemkab Bombana, di Gedung Menara MTH, Kantor Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) di Jakarta, Senin 30 September 2019.

Acara penandatanganan perjanjian tersebut dihadiri oleh Direktur Bank Jateng, Supriyatno sekaligus Ketua ASBANDA, Direktur Bank Sultra Hayati Hasan dan Bupati Bombana bersama beberapa pimpinan OPD.

Bupati Bombana, H Tafdil saat menandatangani perjanjian kredit sindikasi dengan Bank Jateng dan Bank Sultra

Dalam sambutannya Bupati Bombana, H Tafdil mengatakan bahwa dirinya sangat bersukur atas disetujuinya pinjaman tersebut. Sebab apa yang menjadi harapannya dalam meningkatkan pembangunan di Bombana membuahkan hasil.

“Rasa syukur dan ucapan terima kasih yang sangat besar. Sebab apa yang menjadi harapan saya bersama rekan-rekan OPD untuk meningkatkan pembangunan di Bombana selama ini, bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, uang miliaran itu nantinya akan segera digunakan untuk pembangunan dan menghidupkan roda ekonomi di Bombana.

“Yang menjadi menjadi fokus utama kami, yakni peningkatan jalan Lora-Bambaea dengan anggaran sebesar Rp 46 miliar, jalan Dongkala-Sikeli-Pongkalaero sebesar Rp 23 miliar, jalan Toari-Balasari Rp 23 miliar serta Pembangunan RSUD Bombana yang menelan anggaran sebesar Rp 60 miliar dan Pembangunan Pasar Boepinang Rp 60 miliar,” bebernya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Bank Sultra Hayati Hasan dalam sambutan menjelaskan bahwa kredit sindikasi sebanyak Rp 195 miliar tersebut merupakan hasil kerjasama Bank Sultra dan Bank Jateng.

“Keredit pinjaman yang diberikan oleh Bank Jateng sebesar Rp 100 miliar dan untuk Bank Sultra sebanyak Rp 95 miliar. Kami berharap dana tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya untuk Bombana,” ucapnya.

sementara itu Direktur Bank Jateng, Supriyatno yang juga memberikan sambutan mengatakan pihaknya akan menjadikan Bupati Bombana sebagai pilot projek, sebagai kepala daerah yang peka dengan pentingnya Bank Pembangunan Daerah (BPD). Tak hanya itu pula, pemahaman Bupati Bombana akan menjadi spirit daerah lain untuk memanfaatkan BPD.

“Meminjam di BPD itu sangat menguntungkan daerah, karena keuntungannya akan berimbas kedaerah juga. Makanya kedepan Bupati Bombana akan kami jadikan pemateri dalam kegiatan Nasional terkait BPD,” tutur pria yang juga Ketua Umum Asbanda.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.