Lima Tahun Berkarya, Dewan Periode 2014-2019 Tetapkan Puluhan Perda
BOMBANA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau disingkat DPRD adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang melaksanakan fungsi-fungsi pemerintah daerah
Jelang Masa Akhir Jabatan, DPRD Bombana Periode 2014-2019 Tetap Konsisten Kawal Pembangunan
BOMBANA – Masa Bhakti anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana periode 2014-2019 akan berakhir pada bulan

Pertanyakan Penanganan Kasus Pembacokan Mahasiswa, HMI Kendari Bakal Sambangi Polda Sultra

0

Kendari, Sultrapost.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari, akan kembali menggelar aksi demonstrasi untuk mempertanyakan kasus pembacokan salah satu mahasiswa UHO usai yang masih belum ada titik terang sampai hari ini.

Ketua Cabang HMI Kendari, Sulkarnain mengaku geram dengan sikap institusi Kepolisian yang terkesan tidak serius menangani perkara pembacokan. Karena hingga kini belum ada kabar soal penyidikan kasus anggotanya yang telah di laporkan sejak beberapa pekan lalu.

“Kasus premanisme yang di alamatkan kepada anggota kami sangat krusial, namun tidak diprioritaskan aparat penegak hukum. Kami rasa seoalah tidak ada keseriusan Polisi mendalami kasus premanisme itu, ini kiriminal lo masa pembacokan mahasiswa UHO seoalah di abaikan polda Sultra ada apa,” ungkapnya, Kamis 23 Januari 2020.

Menurutnya, ada kejanggalan dari keterangan Dirkrimum yang menyampaikan bahwa identitas pelaku sudah di kantongi dan sementara dilakukan pengejaran. Sebab saat di temui, dirinya mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Sangat janggal sekali ada pernyataan Dirkrimum, identitas pelaku sudah dikantongi dan telah dilakukan pengejaran. Tapi sewaktu menemui masa aksi ia menyampaikan masih didalami, itu kan hal yang berbeda dan aneh,” ucapnya.

Mantan Kabid PAO ini bahkan mengaku akan sangat kecewa terhadap Dirkrimum apabila ada upaya untuk mengelabui pelapor dan tidak lagi melanjutkan kasus pembacokan anggotanya.

“Kami akan sangat kecewa, yang kami percaya sebagai penegak hukum apabila ada upaya mengelabui dan tidak komitmen terhadap sumpah jabatannya. Apalagi terkabar ada pertemuan diam-diam yang kami duga itu dengan salah satu investor,” ujarnya.

Untuk itu HMI Cabang Kendari aka kembali mengangkat bendera untuk mendesak Polda Sultra, agar segera terbuka ke publik soal progress kasus pembacokan dan menangkap pelaku serta aktor intelektual pembacokan anggotanya

“Kami pasti akan kembali sambangi Polda agar menyampaikan ke publik soal progres kasus anggota kami. Kami juga berharap polda serius dan segera menangkap pelaku dan khususnya aktor intelektual. Apabila tidak selesai segera maka kami harap Kapolda mundur saja,” tutupnya

Laporan: Aidil

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here