Plt Kades Banggai Diminta Dicopot

Muna, Sultrapost.ID – Sejumlah warga desa Banggai kecamatan Duruka yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Rakyat Desa (GPRD) menggelar unjuk rasa didepan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Muna. Mereka menuntut agar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa (Kades) Banggai, Rosdia dicopot dari jabatannya.

Aksi tersebut dilatar belakangi oleh adanya dugaan praktek nepotisme dalam pengelolaan program kegiatan yang dilakukan oleh Plt. Kades Banggai yang dinilai tidak transparan.

Misalnya, pengerjaan jalan lingkar Bhatuawu yang dianggarkan melalui Dana Desa (DD) sebesar Rp. 128.920.000 yang kontraktornya disinyalir merupakan suami Plt. Kades itu sendiri, tanpa melalui musyawarah desa.

“Sejak awal pelaksanaan proyek tersebut sudah ditolak masyarakat dan sudah dilaporkan juga ke camat, tapi tidak direspon, maka lewat aksi ini kami meminta Plt Kades Banggai untuk di copot,” kata La Ode Abas selaku Korlap Aksi didepan kantor DPRD Muna, Senin 4 Februari 2019.

Sementara itu Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banggai, La Ode Upa mengaku, bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan APBDes.

“Plt Kades tidak mampu mengelola suatu organisasi desa, sehingga membuat perpecahan di masyarakat,” pungkasnya.

Pada ksesmpatan yang sama, Ketua Komisi I DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo saat menerima masa aksi menjelaskan, persoalan pemberhentian terhadap Kades bukan wewenang pihak legislatif, namun masalah tersebut tetap akan ditindak lanjuti.

“Kita akan panggil pihak pihak terkait untuk meminta pertanggung jawabannya, jika Kades terbukti salah, maka kita akan mengusulkan untuk diganti,” janjinya.

Penulis: Ison

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.