PMPP Sultra Adukan Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Kehutanan PT. JRT ke Gakum LHK Sultra

Kendari, Sultrapost.ID – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Pemantau Pembangunan (PMPP) Sultra, berdemonstrasi di Kantor Penegakan Hukum (Gakum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sultra, Selasa 12 Maret 2019.

Masa mendesak Gakum LHK Sultra, segera mengusut dugaan pelanggaran lingkungan dan kehutanan atas aktivitas pertambangan PT. Jagad Raya Tama (JRT), di Desa Kiaea dan Watudemba,Kecamatan Palangga, Kabupaten Konsel.

Korlap, David Konasongga mengatakan PT JRT diduga melakukan penambangan diluar dari wilayah IUP dan penyerobotan lahan di kawasan hutan lindung, yang mengakibatkan kerusakan dan pencemaran lingkungan.

“Akibat aktivitas itu, terjadi kerusakan kawasan hutan dan pencemaran lingkungan,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Muh. Saiful. Kata dia, tak hanya Gakum LHK, Gubernur Sultra, Ali Mazi juga harus segera menghentikan aktivitas pertambangan PT. JRT.

“Selai Gakum LHK, kami juga mendesak Gubernur Sultra, Ali Mazi untuk segera menghentikan aktivitas pertambangan PT. Jagad. Karena jika tidak akan semakin berdampak besar,” tegasnya.

Menanggapi laporan itu, Kepala Perwakilan Gakum LHK Sultra, Asra Jaya mengaku akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi laporan teman-teman massa aksi. Kami akan melakukan peninjauan langsung di lokasi atau uji petik,” ucapnya.

Namun sebelumnya, ia meminta kepada massa aksi untuk melakukan pengaduan resmi ke kantor perwakilan Gakum LHK Sultra yang nantinya akan di sampaikan ke pusat.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.