BannerDepan

Polres Muna, Amankan Tiga Terduga Pengedar 46,42 Gram Sabu

Muna, Sultrapost.ID – Maraknya peredaran Narkoba kian tak terbendung, seperti halnya yang terjadi di Muna, para pengedar ataupun bandar narkoba seakan seakan tak ada habisnya.

Kali ini, dibawah komando IPTU Hamka Tim Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Muna kembali menangkap terduga pengedar sabu di wilayah Kota Raha diantaranya, WSM alias RN (19), LA alias AH (14) serta YW alias YD (32).

Penangkapan itu bermula petugas melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat akan adanya transaksi sabu, alhasil tim berhasil membekuk RN di jalan Kancil kelurahan Watonea kecamatan Katobu, yang diduga usai melakukan transaksi narkoba jenis sabu pada, Selasa, (6/8/2019) sekitar pukul 00:45 Wita.

“Saat digeledah ditangan RN didapati satu sachet berisi cristal bening diduga sabu seberat 0,36 gram,” Ungkap Kasat ResNarkoba Polres Muna, IPTU Hamka dihadapan awak media, Rabu 7 Agustus 2019.

Usai melakukan pengembangan, petugas lalu meringkus terduga AH dirumahnya jalan Serikaya, kelurahan Wamponiki sekitar pukul 01:00 Wita, namun ditangan AH tidak temukan Barang Bukti (BB).

“AH ini seorang anak dibawah umur yang ditugaskan untuk mengantar barang haram tersebut hingga sampai ditangan RN,” kata Hamka

Tak sampai disitu, pihaknya pun kembali melakukan pengembangan dan menangkap pria yang diduga sebagai pemilik barang haram itu yang berinisial YD dikediamannya jalan Agoes Salim, kelurahan Raha I, kecamatan Katobu.

“Pada penggeledahan dirumah YD petugas mengamankan berupa satu satu tas kecil berwarna hitam berisi diduga sabu dengan berat bervariasi yang siap edar bertuliskan paket 50, paket 10, paket 15, paket seper empat, paket setengah dan juga satu tas kecil berwarna coklat yang berisi kristal bening lainnya yang juga diduga sabu, jadi totalnya sebanyak 46,07 gram” bebernya

Menurut hasil pemeriksaan bahwa pelaku YD memperoleh barang haram itu dari jaringan lapas Kendari dengan sistem tempel.

“Jadi total BB yang diamankan berupa cristal bening yang diduga sabu seberat 46,42 gram, uang tunai 1,9 juta, 2 tas kecil berwarna hitam dan coklat, HP opo, 2 kartu atm BNI,” jelasnya.

Kata Hamka, berdasrkan tes urine dari ketiga terduga YD positif menggunakan sabu sedangkan kedua lainnya negatif.

“Untuk RN dan AH di sangkakan dengan Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 junto pasal 132 ayat 1, sedangkan terduga YD disangkakan pasal 112 ayat 2 dan 114 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal semur hidup,” pungkasnya.

Laporan: Ison

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.