Praktisi Hukum dan Pemerhati Ketenagakerjaan Harap Persoalan TKA Harus Disikapi Dengan Bijak

Konawe, Sultrapost.ID – Praktisi Hukum dan Pemerhati Ketenagakerjaan, Jushriman berharap agar persoalan kedatangan ratusan TKA di Sultra harus disikapi dengan bijak.

“Persoalan TKA yang hendak masuk ke sultra guna bekerja di PT VDNI, menurut saya perlu juga disikapi dengan bijak,” ungkapnya, Sabtu 20 Juni 2020.

Kata dia, cukup beralasan apabila faktor covid-19 menjadi pertimbangan terjadinya berbagai penolakan, namun disisi lain yang juga harus menjadi pertimbangan adalah dampak positif yang ditimbulkannya.

“Masalah perputaran roda perekonomian di Sultra harus kita pertimbangkan juga, karena keberadaan tambang tidak dapat dipungkiri memberi dampak positif contoh penyerapan tenaga kerja, selanjutnya juga berpengaruh pada roda perekonomian,” ujarnya.

Menurut dia, sebaiknya persoalan kedatangan TKA mesti didudukkan bersama. Pemerintah harus mengajak semua elemen masyarakat untuk mendiskusikan hal tersebut.

“Disini juga perlu saya tegaskan agar pemerintah jangan cuma dengar penjelasan perusahaan diatas meja, namun pemerintah harus turun lapangan mengecek alasan sebenarnya perusahaan sehingga menggunakan tenaga kerja asing dalam jumlah yang cukup besar,”

Lanjutnya, karena satu hal yang menjadi prioritas dengan keberadaan perusahaan, selain memberi kontribusi kepada negara, disisi lain harus juga memberi manfaat kepada masyarakat secara langsung.

“Contohnya penyerapan tenaga kerja lokal, dan mengenai hal itu pemerintah melalui dinas tenaga kerja harus fokus mengawal hal tersebut. Jangan hanya fokus pada upah minimum namun juga pada penyerapan tenaga kerja termasuk perekrutan tenaga kerja yang dilakukan oleh perusahaan,” ucapnya.

Baginya hal itu sangat penting guna mencegah adanya oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ditengah keinginan masyarakat yang sangat tinggi untuk bekerja diperusahaan tersebut.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.